Bandar Lampung, BP
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung memberikan penghargaan kepada dinas/instansi dalam kontribusinya melaksanakan tahapan pemilu 2024.
Ketua KPU Lampung Erwan Bustami, mengatakan, bahwa 48 hari lagi adalah “Hari Kasih Suara”, yang akan dilaksanakan pada 14 Februari 2024, yang dikenal sebagai Hari Valentine atau Hari Kasih Sayang.
Pihaknya memberikan apresiasi kepada dinas/instansi terkait proses pelaksanaan demokratisasi di Provinsi Lampung dalam pelaksanaan tahapan pemilu.
“Lampung merupakan pemilih terbesar kedua di Sumatera, dan kedelapan di Indonesia. Dengan jumlah kontestan pemilu sebanyak 7022 calon anggota DPRD provinsi dan kab/kota, 270 calon DPR RI, 17 calon DPD,” jelas Erwan, saat memberikan sambutan di Ballroom Novotel, di acara Malam Apresiasi KPU Lampung, pada Rabu (27/12/2023).
Dikatakan, tugas KPU tahun ini cukup berat karena di tahun yang sama juga melaksanakan pemilihan bupati dan walikota.
“Proses pemilu itu bagaimana melaksanakan dengan riang gembira dan menjalankan integrasi kita,” ujar dia.
Sementara, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, mengatakan nilai demokrasi adalah bagaimana menyelesaikan pertikaian secara damai, pergantian kepemimpinan yang teratur, dan penegakan putusan politik.
“Harus komitmen jaga kondusifitas, jaga keamanan,” kata Arinal.
Ia pun mengakui, bahwa tugas KPU dan Bawaslu berat karena apabila kedua lembaga ini tidak tegas dan ikut “mengolah” juga, maka suasana jadi gaduh.
“Salah satu indikator keberhasilan pemilu adalah partisipasi pemilih. Secara bersama sama agar hak dan kewajiban rakyat dapat dilaksanakan dan dipahami,” kata Gubernur.
Dia berharap 81 persen angka partisipasi pemilih pada pemilu lalu dapat terulang atau lebih tinggi pada pemilu 2024 mendatang.
Indikator lain adalah situasi tertib dan tentram dalam pelaksanaan pemilu. Ia minta aparat keamanan dan pemerintahan sampai desa perlu mengawal pemilu mulai dari pelaksanaan hingga pemungutan suara.
“Bukan ikut campur tapi jaga stabilitas, perlu deteksi dini,” tandasnya.
Orang nomor satu di Provinsi Lampung ini mengajak agar pemilu damai tidak semata mata jadi slogan tapi ikhtiar untuk menciptakan atmosfer kondusif.
“Pemilu 2024 harus menjadi bukti bahwa masyarakat kian cerdas dalam berpolitik. Ini tggjawab bersama.
Bentuk kontribusi nyata terwujudnya pemilu yang luber dan jurdil,” pungkasnya.
Apresiasi diberikan kepada dinas/instansi pemerintah dan swasta yang telah berkontribusi kepada proses pelaksanaan tahapan Pemilu. Diantaranya, Disdukcapil, RSUDAM, Itera, Hotel Aston, PWI, JMSI, calon anggota DPD, organisasi wartawan dan media.
Sebanyak 18 partai politik juga mendapat penghargaan, namun hanya 9 parpol yang hadir.
Uniknya, Partai Golkar yang merupakan partainya Arinal, malah tidak ada yang hadir. Tampak Arinal selaku Gubernur, juga Ketua Partai Golkar Lampung, sempat celingak celinguk noleh ke belakang, mencari tahu siapa dari partai berlambang pohon beringin yang hadir.
Mengetahui tidak ada yang hadir, Arinal pun gercep maju ke depan dan menerima penghargaan dari KPU Lampung. (tk)







