Kadisdikbud Dr. Sulpakar Pimpin PGRI Lampung Masa Bakti 2024-2029
Bongkar Post
Bandar Lampung, BP
Kepala Dinas Pendidikan provinsi Lampung Dr. Drs. Sulpakar, M.M, terpilih menjadi ketua Pengurus Wilayah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) provinsi Lampung, masa bakti, 2024-2029.
Pemilihan sekaligus pelantikan di laksanakan, pada konferensi ke-XV PGRI Lampung, di hotel Nusantara Syariah, Bandar Lampung, pada Minggu 4/8/2024.
Sulpakar perolehan suara tertinggi mencapai 248 suara, dengan jumlah suara sah 293 suara, mengalahkan Dr. Joko Sutrisno, MPd, dengan perolehan 45 suara.
Pada Pelantikan itu, dipimpin langsung Ketua PB PGRI, Dra. Prof. Dr Unifah Rosyidi dan turut di hadiri Sekretaris Jenderal PB PGRI, Dudung Abdul Qodir, M.Pd.
Pada kesempatan itu, Sulfakar mengucapkan terimakasih kepada semua anggota PGRI yang sudah mempercayakan kepemimpinan PGRI kepadanya.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruhnya, yang telah memilih saya menjadi ketua PGRI provinsi Lampung. Tentunya saya tidak mampu jika mengamban tugas ini sendiri, tanpa dukungan anggota lainnya, ujar dia.
Menurutnya, kesuksesan dan kemajuan organisasi ada pada kerja sama antara, ketua dan seluruh anggota dan pengurusnya.
“Apa artinya saya tidak mungkin ada kekuatan tanpa seluruh anggota semua, kalau ada ketua bersama pengurus lainnya, dan semua anggota bekerja, saya yakin PGRI kedepannya akan maju, harapnya.
Sementara itu, ketua PB PGRI Prof. Dr Unifah Rosyidi, M.Pd, mengatakan, bahwa zaman telah berubah pengurus dan anggota PGRI merespon secara perubahan dengan saling belajar dan berbagi perangkat kelengkapan PGRI seperti Lembaga kajian kebijakan pendidikan.
“PGRI akan selalu berpihak kepada anggota dan dan selalu mendidik siswa sepenuh hati dan penuh tanggungjawab, memakai rumah belajar yang nyaman bagi semua anggotanya dan membantu pemerintah salah satu cara membangun dunia pendidikan melalui sinergi yang optimal untuk mencapai pendidikan nasional untuk Indonesia Emas 2045,” ujar Unifah.
Menurutnya struktur PGRI yang sangat masif dari tingkat Nasional hingga Kecamatan dan satuan pendidikan pada setiap penyelenggaraan acara yang memerlukan dukungan anggota tidak dapat dibantah bahwa PGRI sangat kuat.
“PGRI bersifat independen yang berlandaskan pada prinsip kemandirian. Kemandirian organisasi dengan mengutamakan kemitraan sejajaran dengan berbagai pihak,” kata dia.
Dalam kesempatan ini, Prof Unifah juga meminta kepada seluruh anggota PGRI bukan merupakan bagian dan atau tidak berafiliasi terhadap partai politik.
“Jadi kami mengharapkan jangan sampai PGRI kemudian menjadi pecah belah dibawa ke dalam ranah politik,” ungkapnya. (Jim)







