Bandar Lampung, BP
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang menggelar Media Gathering bertajuk “Silaturahmi Bersama Media Dalam Rangka Angkutan Lebaran Tahun 2024 di Pelabuhan Panjang”. Kegiatan dilaksanakan di Resto Hotel Aston, Jumat (5/4/2024), yang dihadiri langsung oleh Imam Rahmiyadi selaku General Manager Pelindo Regional 2 Panjang.
Dikatakan, kegiatan dilaksanakan guna memupuk tali silaturahmi, serta saling bersinergi dengan media dalam memberikan informasi ke publik.
“Insan pers harus saling membangun sinergi bersama memberikan informasi yang berimbang agar dapat dikonsumsi masyarakat luas tentang apapun yang berada di sekitar kita, dalam hal ini informasi yang disajikan adalah terkait dengan kepelabuhanan di Provinsi Lampung, karena hal ini berkaitan erat dengan perekonomian, transportasi, perdagangan, serta perkembangan Provinsi Lampung itu sendiri,” ujar Imam, didampingi Manager Area Subholding dan anak perusahaan di area Pelindo Regional 2 Panjang, pada Jumat (5/4/2024) petang.
Dikatakan, hampir tiga tahun pasca penggabungan pada 1 Oktober 2021, PT Pelabuhan Indonesia kini menjelma menjadi operator pelabuhan terbesar ke delapan dunia.
“PT Pelindo merupakan hasil penggabungan empat Badan Usaha Milik Negara jasa kepelabuhanan yang mengelola usaha jasa kepelabuhanan,” kata Imam.
Lanjutnya, pasca penggabungan, Pelindo menjadi operator terminal peti kemas terbesar ke delapan dunia dengan total throughput peti kemas sebesar 16,7 juta TEUs.
Dengan penggabungan, juga meningkatkan konektivitas dan standarisasi pelayanan satu Pelindo. Sehingga berdampak pada efisiensi lalu lintas barang antar pulau dan penurunan biaya logistik secara bertahap.
“Penggabungan Pelindo juga membuka lapangan pekerjaan baru melalui investasi di sektor pelabuhan yang semakin meningkat. Kemudian, meningkatkan kontribusi pendapatan negara melalui dividen dan pajak sejalan dengan meningkatnya profitabilitas perusahaan, serta membuka peluang lebih besar untuk masuknya investasi,” jelasnya.
Sementara dampak lain dari penggabungan pelabuhan, yakni pada perhitungan Bappenas tahun 2022, biaya logistik nasional mengalami perbaikan dengan penurunan cukup signifikan menjadi 14,29 persen PDB pada 2022.
Namun demikian, target di 2045 dalam RPJPN 2025-2045 sebesar 9 persen, sehingga masih diperlukan perbaikan sistem logistik nasional agar lebih efektif dan efisien.
Imam juga menyampaikan, kesiapan Pelindo Regional 2 Panjang dalam menghadapi arus mudik dan arus balik di pelabuhan tahun ini.
“Pelabuhan Regional 2 Panjang dipersiapkan sebagai pelabuhan alternatif untuk menampung para pemudik, langkah ini dilakukan sebagai antisipasi Pemerintah Provinsi Lampung dalam menghadapi lonjakan yang diperkirakan akan terjadi pada arus balik Idul Fitri 1445 H, tahun 2024,” pungkasnya.
Foto bersama dan ramah tamah menjadi penghujung acara. (tk/rls)







