Bongkar Post – Isbedy Stiawan yang dulunya Anak Nakal Berhasil jadi Sastrawan Terkenal 

Foto: Isbedy saat wawancara tatap muka di Novotel, Sabtu (8/6/2024)

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

Bandarlampung,

Isbedy Stiawan ZS, merupakan salah satu sastrawan Indonesia yang berasal dari Provinsi Lampung, dia mulai bersentuhan dengan dunia sastra sejak bangku SMP tahun 1975.

Sebelum masuk kedunia sastra, Isbedy mengaku bahwa dulu dia hanya seorang pemain teather yang nakal, dan suka memalak di warung-warung.

“Awalnya dulu sebelum jadi sastrawan, saya sebagai anak-anak nakal, sering makan tidak bayar di warung seperti seorang preman, pemabuk, jika tidak ada rokok malak di warung, karena kondisi saya saat itu sedang mabuk,” ujarnya, saat dimintai keterangan di ballroom hotel Novotel, Bandar Lampung, Sabtu, 8/6/2024.

Pada satu kesempatan, Dia mengungkapkan sedang melakukan pemalakan rokok di warung, dia mendapatkan teguran dari masyarakat hingga membuatnya berfikir bahwa yang dilakukannya salah.

“Suatu saat saya disadarkan oleh masyarakat bahwa yang saya lakukan salah dengan cara menaruh putung dari rokok di badan saya. Hingga membuat saya sadar dan tidak ingin melakukan hal seperti itu lagi,” ucap sastrawan yang dijuluki Paus Sastra Lampung itu.

Dari kejadian itulah dia belajar memulai menggeluti sastra, dengan menulis puisi dan cerpen di sela-sela latihan teaternya.

“Saat jadi pemain teather, ditengah-tengah kesenian teather itulah saya bercerita, tentang puisi, cerpen dan fokus dengan dunia satra,”

Ia juga mengaku sudah banyak karya cerpen dan puisi yang dia buat, karya pertama adalah cerita pendek di Mingguan Swadhesi. Sejak itu puisi, cerpen, mengalir deras hingga di dimuat di berbagai media lokal dan nasional.

“Sudah banyak karya puisi, cerpen yang saya buat, bahkan bayak yang sudah mendapatkan penghargaan baik nasional maupun internasional,” kata dia.

Hingga sekarang Isbedy tetap menggeluti dunia sastra dan dia juga memutuskan ikut kedunia jurnalistik, sebagai wartawan.

Karena menurutnya, menjadi seorang wartawan adalah pilar terdepan untuk negara dan bangsa.

” Saya masuk kedunia wartawan sudah lama, karena saya menilai wartawan baik dan memiliki fungsi dikehidupan negara dan berbanga,” ucapnya. (Jimi)

Pos terkait