Bandar Lampung, BP
Banjir lumpur terjadi di Kemiling, tepatnya di Perumahan Griya Cempaka Permai (GCP) Kelurahan Sumber Agung.
“Setiap hujan semenjak dibangun perumahan di sebelah Perum GCP, pasti jalan di perum kami banjir,” ujar Rudi, salah seorang warga RT 08, Lk.1, Sabtu sore (2/3/2024).
Tampak banjir lumpur deras dari arah atas menuju jalan-jalan di Perumahan GCP. Air banjir berwarna coklat kemerahan lantaran bercampur dengan tanah dari lokasi bakal perumahan yang baru.
“Itu lokasi baru diuruk tapi belum dibangun, apa nama perumahannya kami gak tahu, belum ada plang terpasang, katanya punya cina, Koh Amdi. Sejak lahan diratakan, kami sering kebanjiran,” ungkap Rudi.
“Bahkan lumpur tebal hingga 1 – 3 cm membekas di jalan, motor dan mobil yang melintas harus hati – hati, jalanan licin dan berbahaya,” kata dia.
Lanjutnya, jalan itu baru beberapa bulan diperbaiki oleh Pemkot Bandar Lampung, tapi sekarang tidak bisa dilewati kendaraan.
“Penanganan dari pengembang sangat lambat, semua warga terkena dampaknya, jalannya tidak bisa dilewati kendaraan,” tandas Rudi.
Warga setempat yang terkena dampak juga sudah mengirimkan surat ke pihak kecamatan, dan ditembuskan ke Walikota Bandar Lampung. Namun sampai sekarang belum ada tindakan guna mencegah terjadinya banjir di wilayah tersebut. (tk)







