BKD Lampung Ungkap Alasan Belum Usulkan CPNS Baru, Penataan PPPK Jadi Prioritas
Bongkar Post, Bandar Lampung
Pemerintah Provinsi Lampung belum berencana mengusulkan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru. Saat ini, pemerintah daerah masih memprioritaskan penataan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk terkait perpanjangan masa kerja.
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Budi Sofyan, mengatakan kebutuhan tenaga dengan keahlian teknologi informasi (IT) di lingkungan Pemprov Lampung sejauh ini telah diperkuat melalui rekrutmen CPNS tahun anggaran 2024.
Menurutnya, pada rekrutmen tersebut Pemprov Lampung menerima sebanyak 168 CPNS untuk jabatan yang berkaitan dengan teknologi informasi. Para pegawai tersebut telah ditempatkan sesuai kebutuhan organisasi dan kompetensi yang dipersyaratkan.
“Untuk tenaga yang memiliki keahlian teknologi informasi, kita cukup banyak di Lampung. Pada tahun anggaran 2024, kita sudah merekrut 168 CPNS untuk jabatan yang berkaitan dengan teknologi informasi,” ujarnya, Pada Senin (12/10/2026).
Ia menjelaskan, penempatan para CPNS tersebut dilakukan berdasarkan formasi yang dilamar masing-masing peserta. Dengan demikian, kompetensi yang dimiliki pegawai diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
Selain itu, ia menegaskan, untuk saat ini Pemprov Lampung masih berfokus pada penataan tenaga PPPK, termasuk persoalan perpanjangan masa kerja. Karena itu, pengusulan formasi CPNS baru belum menjadi prioritas dalam waktu dekat.
Meski demikian, ia memastikan peluang bagi lulusan teknologi informasi untuk mengikuti seleksi ASN pada masa mendatang tetap terbuka. Terlebih, transformasi digital saat ini menjadi salah satu kebutuhan penting dalam meningkatkan efektivitas birokrasi dan pelayanan publik.
“Tidak menutup kemungkinan ada pengajuan formasi CPNS atau ASN ke depan. Semuanya disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, kemampuan keuangan daerah, serta kebijakan dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Sementara itu, ia menyebut, bahwa pemetaan kebutuhan pegawai di seluruh OPD Pemprov Lampung telah disiapkan. Pemetaan tersebut dilakukan melalui perhitungan analisis jabatan (Anjab) dan analisis beban kerja (ABK) pada masing-masing perangkat daerah.
Ia pun mengimbau para lulusan IT agar tetap semangat dan terus meningkatkan kompetensi, mengingat kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang menguasai teknologi masih relevan dengan perkembangan transformasi digital pemerintahan.
“Hasil pemetaan, nantinya menjadi salah satu dasar dalam menentukan kebutuhan pegawai, termasuk apabila pemerintah daerah kembali mengusulkan formasi ASN. Dengan demikian, meskipun pengusulan formasi CPNS baru belum menjadi prioritas saat ini, kesempatan bagi calon pelamar tetap bergantung pada hasil evaluasi kebutuhan pegawai, kondisi keuangan daerah, dan kebijakan pemerintah pusat,” ungkapnya. (WB)






