Bidar Tradisional Meriah di Danau Cecho, Hubungkan Masyarakat Dua Kabupaten

Bidar Tradisional Meriah di Danau Cecho, Hubungkan Masyarakat Dua Kabupaten

Muara Enim, bongkarpost.co.id – Kegiatan budaya tradisional bidar berlangsung meriah selama dua hari dan berakhir pada hari Minggu (08/02/2026) di Danau Cecho, Desa Muara Lawai, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim.

Bacaan Lainnya

Acara kolaboratif ini diikuti 20 Team dari Kabupaten Lahat dan Kabupaten Muara Enim. Mereka merupakan perwakilan dari berbagai kecamatan dan desa, antara lain Kecamatan Merapi Timur (empat desa), Desa Muara Lawai sebagai tuan rumah, serta Kecamatan Gunung Kembang (Desa Prabu Menang, Arahan, dan Banjar Sari).

Makna Lebih Dalam Bagi Kemajuan Masyarakat

Kepala Desa Muara Lawai, Edi Wanseri, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk mempertahankan warisan budaya atau sekadar bersenang-senang. “Kegiatan ini memiliki makna lebih dalam bagi kemajuan masyarakat, yaitu memperkuat silaturahmi dan mencari bibit unggul antar kabupaten,” ucapnya.

Menurut Edi, wilayah ini memiliki potensi dan kebutuhan yang saling melengkapi. Melalui bidar tradisional, hubungan persaudaraan dapat dipererat, kesenjangan diminimalkan, dan sinergi dibangun untuk kesejahteraan bersama.

“Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk bertukar informasi mengenai bibit unggul yang mendukung usaha dan pertanian lokal. Banyak masyarakat bergantung pada hasil bumi dan usaha kecil, sehingga akses bibit berkualitas sangat penting untuk meningkatkan produktivitas,” jelasnya. Edi juga mengimbau untuk menjunjung tinggi sportivitas, kebersihan, dan keamanan lokasi, serta menjaga Danau Cecho sebagai aset bersama generasi mendatang.

Harapan Bibit Unggul dan Kolaborasi Berkelanjutan

Kepala Desa Prabu Menang, Nopriadi, menyampaikan harapan agar kedepannya dapat tumbuh bibit unggul dari kedua kabupaten. Ia juga memberikan apresiasi kepada para pemenang – peringkat satu dari Desa Muara Lawai 4 dan peringkat dua dari Desa Muara Lawai 10 – serta mengingatkan seluruh peserta untuk terus berlatih agar prestasi semakin baik.

Acara yang juga diisi dengan diskusi potensi bibit lokal dan sesi silaturahmi mendapatkan sambutan positif. Banyak peserta berharap kegiatan serupa dapat diadakan secara berkala untuk memperkuat hubungan masyarakat dan mendorong perkembangan ekonomi lokal. (TD)

Pos terkait