RAMAH LINGKUNGAN – Penampakan Baleària, kapal feri cepat listrik nol emisi asal penghubung Spanyol-Maroko. | dok. Baleària/Muzzamil
BANDARLAMPUNG, BONGKARPOST.CO.ID – Wadidaw. Perusahaan pelayaran Spanyol, Baleària, meluncurkan dua kapal feri cepat listrik tanpa emisi untuk menghubungkan dua benua, Eropa dan Afrika.
Kapal feri cepat ini bakal melayani pelayaran rute maritim ramah lingkungan antara Tarifa di Spanyol, Eropa, dan Tangier Ville di Maroko, Afrika, sejauh 18 mil (30 km). Bagian dari inovasi transportasi laut yang lebih hijau.
Setiap unitnya, dilaporkan akan ditenagai oleh sistem listrik sebesar 16 Mega Watt (MW) dan empat unit baterai kapasitas 11.500 kilo Watt (kW). Baterainya sendiri, bakal mengisi ulang dalam 40 menit selama jeda pelayaran.
Founder/Presiden Baleària, Adolfo Utor, bilang proyek ini gebrakan besar dunia pelayaran. “Ini adalah kerja sama publik-swasta yang inovatif dan canggih, yang untuk pertama kalinya memungkinkan kami mengoperasikan seluruh rute hanya dengan energi listrik, tanpa emisi sama sekali,” ujar Adolfo Utor, seperti disitat dari Offshore Energy.
Technology Innovation melaporkan, feri ini akan membawa 803 penumpang dan 225 mobil, mencapai kecepatan hingga 26 knot.
“Feri akan dibangun di galangan kapal Armon di Gijón, Spanyol, selesai dalam 2,5 tahun,” tulis laporan itu, disimak dari Bandarlampung.
Desain disesuaikan dengan kondisi pelabuhan rute ini, dilengkapi sistem T-Foil guna kurangi guncangan demi kenyamanan pelayarannya.
Setiap kapal akan memiliki generator disel cadangan untuk keadaan darurat. Salah satu fitur keren proyek ini: sistem pengisian daya super cepat di kedua pelabuhan. Pelabuhan di Tarifa dan Tangier akan memiliki baterai 8 MWh dan daya pantai untuk pengisian cepat.
Dengan teknologi mutakhir, baterai kapal bisa terisi penuh 40 menit saat kapal sandar 1 jam. Pengisian daya dilakukan otomatis dengan lengan robotik yang menghubungkan kapal ke sistem daya di darat. Ini sejalan komitmen Baleària terhadap keberlanjutan.
Dengan beroperasi penuh gunakan energi listrik, kapal ini bakal memangkas emisi karbon secara drastis di rute tersebut. Total kapasitas baterainya sekitar 39 MWh, setara daya yang digunakan sekitar 765 mobil listrik.
“Proyek ini adalah langkah besar menuju modernisasi transportasi laut yang lebih ramah lingkungan,” ujar bangga Founder/Presiden Baleària, Adolfo Utor.
Pak Prabowo, Pak Menhub, Pak Menteri BUMN, Bu Dirut ASDP, inovasi keren nih! (Muzzamil)







