Bahas Capaian Kinerja Tahun 2025, Pemkab Tuba Gelar Ekspose Akhir Tahun
Bongkar Post, TULANGBAWANG-
Pemerintah Kabupaten Tulangbawang menggelar ekspose akhir tahun capaian kinerja tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Rapat Kantor Bupati setempat, Selasa (30/12/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung Bupati Tulangbawang Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M dan Wakil Bupati Tulangbawang Hankam Hasan, Asisten II Pahada Hidayat, dan Plt Kepala Bapperida Dicky Soerahman serta pejabat setempat lainnya.
Bupati Tulangbawang Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M saat pemaparannya didepan media mengungkapkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tulangbawang menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Pada tahun 2024, IPM tercatat sebesar 72,24, dan pada tahun 2025 meningkat menjadi 73,11. Kenaikan sebesar 0,87 poin ini mencerminkan perbaikan kinerja pembangunan manusia, khususnya pada dimensi kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak, serta menunjukkan efektivitas berbagai program pembangunan daerah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Selain itu, Persentase penduduk miskin di Kabupaten Tulangbawang menunjukkan tren penurunan yang positif. Dimana selama periode 2020-2025. angka kemiskinan menurun secara bertahap hingga mencapai 7,54 persen pada tahun 2025.
Capaian ini mencerminkan komitmen dan konsistensi Pemerintah Kabupaten Tulangbawang dalam menurunkan tingkat kemiskinan melalui penguatan perlindungan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan akses layanan dasar bagi kelompok rentan.
“Sedangkan untuk Gini Ratio Tulangbawang sejak tahun 2021 hingga 2025 menunjukkan penurunan yang signifikan dalam dua tahun terakhir,” ungkapnya.
Pada tahun 2024, Rasio Gini tercatat sebesar 0,271 dan kembali turun menjadi 0,248 pada tahun 2025, Penurunan ini menandakan semakin membaiknya pemerataan pendapatan masyarakat, sebagai hasil dari penguatan perlindungan sosial, perluasan kesempatan ekonomi, serta peningkatan akses layanan dasar yang dijalankan secara konsisten oleh Pemerintah Kabupaten Tulangbawang.
Dirinya juga menjelaskan terkait tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kabupaten Tulangbawang terus menunjukkan tren penurunan. Dimana Pada tahun 2024 TPT tercatat sebesar 3,73 persen, dan kembali menurun menjadi 3,19 persen pada lahun 2025.
Penurunan ini menunjukkan adanya perbaikan kondisi pasar kerja daerah yang didukung oleh meningkatnya penyerapan tenaga kerja, penguatan sektor ekonomi lokal, serta pelaksanaan program penciptaan dan perluasan kesempatan kerja secara berkelanjutan.
Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tulangbawang menunjukkan tren peningkatan. Sepanjang tahun 2024 pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 4,75 persen, dan meningkat menjadi 5,14 persen pada tahun 2025 tepatnya pada (Triwulan III).
Peningkatan ini mencerminkan penguatan aktivitas ekonomi daerah yang didorong oleh sektor-sektor produktif serta meningkatnya kepercayaan dan daya beli masyarakat.
Selain hal itu, pada tahun 2025 ini Pemkab Tulangbawang juga mendapatkan sejumlah penghargaan dan prestasi, Antara lain Penghargaan The Leader Magazine Awards 2025 Category The Best Leader Indonesia 2025 dari Seven Media Asia. Penghargaan Kabupaten Layak Anak Tahun 2025 Kategori Nindya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Penghargaan Best Visioner Leader of Indonesia 2025 dari Seven Media Asia. Penghargaan Atas Keberhasilan Pengukuran Indeks Haroni Indonesia (IHal) Tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Piagam Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri Atas Dukungan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Tahun 2025 (HUT RI ke-80).
Penghargaan sebagai Badan Publik Informatif pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik Provinsi Lampung 2025. Penghargaan sebagai Daerah Penopang Ketahanan Pangan Tahun 2025 dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung.
Penghargaan UGM-KAGAMA Regional Champion Appreciation pada Kagama Regional Leader Forum (KRLF) 2025 atas kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Piagam Penghargaan dari Lembaga Adat Megou Pak Atas Renovasi Sesat Agung Megow Pak dan Pembangunan Fisik Lainnya.
Dilanjutkan Juara I Lomba Cerdas Cermat Pengadaan (CCP) pada Virtual Expo SDM dan Kelembagaan PBJ Tahun 2025 yang diselenggarakan LKPP RI. Juara 1 Mekhanai pada ajang Pemilihan Muli – Mekhanai Provinsi Lampung Tahun 2025. Juara I dan Piala Bergilir Festival Bebay Butabuh Tahun 2025 Tingkat Provinsi Lampung.
Juara 2 Kategori Bintang Vokalis Pria Remaja pada Festival Qosidah dan Bintang Vokalis Islami Provinsi Lampung 2025. Serta Juara 3 Kategori Pop Religi Islami Wanita pada Festival Qosidah dan Bintang Vokalis Islami Provinsi Lampung 2025.
Selain pemaparan capaian kinerja tahun 2025, pihaknya juga menjelaskan sejumlah rencana pengembangan dan pembangunan yang akan dilaksanakan Pemkab Tulangbawang pada tahun 2026.
Salah satunya terkait pengembangan kawasan terintegrasi ekonomi biru Tulangbawang, Serta sekaligus terkait hibah dan dimulainya pembukaan baru Universitas Muhamadiyah Jakarta (UMJ) di Ex lokasi Gedung Universitas Megou Pak Tulangbawang terdahulu.
Terkait Pembangunan kawasan ekonomi biru tersebut Qudrotul Ikhwan juga menjelaskan bahwa strategi pengembangan kewilayahan akan difokuskan ke wilayah sebelah timur (daerah pesisir) Kabupaten Tulangbawang.
Dimana ekonomi biru melalui konsep Pengembangan Kewilayahan dengan Penggabungan antara Agropolitan dan Minapolitan dengan melakukan penguatan sentra-sentra produksi yang berbasis persamaan potensi lokal yakni pertanian, peternakan dan perikanan serta berada pada satu kawasan geografis.
“Deliniasi kawasan terintegrasi ekonomi biru berada di 4 kecamatan yaitu Kecamatan Rawa Pitu, Rawa Jitu Selatan, Rawa Jitu Timur dan Dente Teladas, dimana yang menjadi sentra industri untuk hilirisasi 3 sektor utama (pertanian, peternakan dan perikanan) berada di Kecamatan Rawajitu Timur,” paparnya.
Selain itu adapun tujuan utama yang akan dicapai adalah mewujudkan sentra Ketahanan Pangan sesuai dengan prioritas nasional.
Serta rencana pengembangan kawasan ini juga diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan baru di wilayah sisi timur sumatera bagian selatan, dan memberikan efek gravitasi bagi wilayah-wilayah sekitar, serta mendorong bertambahnya neraca perdagangan Provinsi Lampung. (Cn/Ris)







