Asisten II Metro Menyampaikan Karakter ASN Harus Baik dan Kuat Dalam Pelaksanaan Proker 

Asisten II Metro Menyampaikan Karakter ASN Harus Baik dan Kuat Dalam Pelaksanaan Proker 

Bongkarpost.co.id

Bacaan Lainnya

Metro — Asisten II Wali Kota Metro Yerri Ehwan , mengungkapkan, setiap ASN harus memiliki karakter yang baik dan kuat guna melaksanakan program kerja ( Proker) yang sistematik dan terfokus.

Hal tersebut diungkapkan Asisten II Yerri Ehwan saat memimpin Apel Mingguan yang diselenggarakan setiap hari Senin oleh Pemerintahan Kota Metro, di Halaman Gedung Pemkot setempat, Senin (10/02/2025).

Menurut nya karakter yang baik yaitu ikhlas, jujur, dan rendah hati. Ikhlas untuk bekerja secara total atau tidak setengah-tengah, bekerja jujur dengan didasari niat yang baik, serta rendah hati dengan tidak mengharapkan pujian atau penghargaan. Sedangkan karakter yang kuat yaitu berani, tangguh, dan disiplin.

“Seluruh OPD ataupun ASN harus berani mengambil keputusan dan resiko, tangguh menghadapi tantangan, dan disiplin melakukan pekerjaan sesuai apa yang harus dilakukan,” terangnya.

Di dalam arahannya Yeri Ehwan juga mengatakan bahwa semua Aparatur Sipil Negara di Kota Metro harus melaksanakan Program kerja yang sudah disiapkan di awal tahun.

“Program kerja harus disusun secara sistematik dan fokus. Pemerataan bukan berarti dibagi rata semua dikerjakan secara bersamaan, melainkan dikerjakan bertahap dan fokus sesuai target prioritas yang telah ditentukan,” sambungnya.

Lagi pula menurut Asisten II, bahwa di Tahun 2025 penggunaan produk dalam negeri harus digaungkan, karena pemakaian produk dalam negeri bakal membantu jajaran pemerintah daerah terhindar dari potensi pelanggaran hukum.

“Maka pembelian barang dan jasa melalui e-Katalog dapat pula membantu pemerintah daerah mengetahui harga barang dan jasa secara terukur dan transparan,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakannya, ribuan item produk lokal UMKM agar dimasukkan ke dalam e-Katalog supaya mudah diakses untuk pembelian kebutuhan barang dan jasa.

“E-Katalog dapat mengantisipasi celah korupsi, mempercepat realisasi belanja barang dan jasa, serta meningkatkan pendapatan masyarakat melalui UMKM,” ungkap Yerri.

Dirinya juga mengingatkan, butuh komitmen dari para pemangku kepentingan merealisasikan kebijakan tersebut, sehingga Gerakan Bangga Buatan Indonesia menjadi aksi nyata yang diimplementasikan di semua level pemerintahan.

Pemerintah kabupaten/kota juga diminta bersikap transparan dan mengedepankan akuntabilitas dalam tata kelola pengadaan barang/jasa. (A.m)

Pos terkait