Bongkar Post
Bandar Lampung, BP
Almuzzammil Yusuf, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lampung yang kini duduk di Komisi I DPR RI ikut bersuara menyoal kritikan Bima, Tiktoker asal Lampung Timur yang study di Australia.
Begini katanya, “Bima ini anak muda Lampung yang terdidik dan kritis yang sedang belajar jauh di Australia. Dia memanfaatkan trend medsos untuk mengkritik pemerintah daerah kelahirannya dengan gaya bahasa anak muda sehingga cepat viral,” ujar Al Muzzammil, lewat rilisnya.
Menurut Anggota Badan Legislasi DPR RI ini, substansi kritik Bima bagus, namun beberapa pilihan kata yang kurang pas.
“Ya, itu bisa kita masalahkan tapi bisa juga kita maklumi. Kita maklumi karena kita nilai ekspresi tersebut lahir dari rasa cinta dan peduli anak muda kepada daerahnya,” kata dia.
“Saya kira Pemda Lamtim, Gubernur Lampung dan aparat hukum lebih bijak untuk collingdown. Tidak perlu bawa ke ranah hukum. Beri saja jawaban yang proporsional,” lanjutnya.
Malahan, kata Ketua Polhukam DPP PKS ini, dari kritikan Bima ini muncul dialog publik, dan publik bisa tahu agenda pembangunan Pemda dengan berbagai kesulitan dan keterbatasannya.
“Sambil tentu dengan memperbaiki kinerja,” imbuhnya.
“Bu Wagub Lampung sudah menyambut dialog publik tersebut. Saya kira ini dinamika yang bagus.
Dengan cara ini saya kira justru akan baik untuk pelibatan publik, sarana komunikasi politik Pemprov dan Pemda, dan sekaligus bisa mengundang perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di Lampung. Bahkan bisa jadi dialog positif lintas generasi dengan tema kecintaan kepada Lampung,” bebernya.
Dan dia pun berharap, Bima bisa terus tenang studi di Australia dan terus bersikap kritis konstruktif. Begitu juga keluarganya di Lampung Timur bisa tetap berjalan, tidak khawatir dengan dampak kritik Bima tersebut,” pungkasnya. (tk/rls)







