44 Tahun Dinanti, Jembatan Garuda Raman Utara Akhirnya Dibangun  

44 Tahun Dinanti, Jembatan Garuda Raman Utara Akhirnya Dibangun  

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Lampung Timur

Penantian 44 tahun warga Desa Rantau Fajar dan Rejo Binangun, Kecamatan Raman Utara terjawab. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap V dan VI resmi dimulai lewat ground breaking oleh Kodim 0429/Lampung Timur, Jumat (5/6/2026).

Jembatan ini bagian dari program “TNI AD Hadir untuk Rakyat”, instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto untuk perkuat konektivitas desa.

Hadir dalam kegiatan Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Dandim 0429/LamTim Letkol Inf Danang Setiadji, Ketua DPRD LamTim Rida Rotul Aliyah, Kajari Saptono, Forkopimcam Raman Utara, para kades, dan warga. Acara juga diisi pembagian 20 paket sembako.

 

Pangkas Jarak, Dongkrak Ekonomi Tani

Selama 44 tahun, warga harus memutar 9 km karena jembatan rusak. Jembatan baru ini bakal pangkas jarak jadi 4-5 km.

“Ini sangat membantu mobilitas dan distribusi hasil pertanian,” tegas Wabup Azwar Hadi. Ia berterima kasih ke Presiden dan TNI AD. “Sudah 3 jembatan dibangun: Desa Kali Pasir, Tri Sinar, dan Rantau Fajar.”

Dandim 0429/LamTim Letkol Inf Danang Setiadji menyebut ini implementasi instruksi Presiden Prabowo. “TNI hadir untuk rakyat. Jembatan ini untuk dukung aktivitas dan ekonomi warga desa,” ujarnya.

Total ada 3 jembatan dibangun Kodim 0429/LamTim. Target rampung sebelum Agustus 2026.

 

Alhamdulillah, 44 Tahun Terjawab

Ketua DPRD LamTim Rida Rotul Aliyah mengaku lega. “Warga Rantau Fajar, Rejo Binangun, dan desa sekitar sangat butuh jembatan ini. Terima kasih Pak Presiden,” katanya.

Warga pun sumringah. Kasno, warga setempat, bilang jembatan baru bakal permudah angkut panen dan buka peluang ekonomi. “Sudah lama kami nunggu jembatan yang layak,” ucapnya.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda jadi bukti sinergi Pusat, TNI, dan Pemda. Diharapkan jadi penggerak ekonomi dan tingkatkan kesejahteraan warga desa Lampung Timur.

(Fad)

Pos terkait