Bongkar Post, Lampung Utara
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong pengembangan kawasan Bendungan Way Rarem di Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, menjadi destinasi wisata unggulan berbasis alam dan budaya yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat mengunjungi Desa Wisata Berbudaya Anek Pekurun di kawasan Bendungan Way Rarem, Kamis 29 Oktober 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Mirza bersama Bupati Lampung Utara disambut masyarakat melalui berbagai atraksi seni dan budaya meski kegiatan berlangsung di tengah hujan deras.
Mirza mengatakan, Bendungan Way Rarem memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Selain menawarkan keindahan alam, kawasan tersebut juga memiliki nilai sejarah dan manfaat bagi kehidupan masyarakat.
“Way Rarem ini memiliki kenangan tersendiri bagi masyarakat Lampung Utara. Saya sendiri pernah datang ke sini bersama orang tua saat masih kecil. Tempat ini bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga sumber keberkahan bagi masyarakat karena airnya mendukung pertanian dan kehidupan banyak orang,” ujar Mirza.
Menurutnya, pengembangan kawasan Way Rarem perlu melibatkan masyarakat setempat, terutama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan generasi muda.
Ia mengapresiasi inisiatif warga yang mulai menghidupkan kembali kawasan tersebut melalui pengembangan atraksi wisata, kegiatan UMKM, serta pelestarian budaya lokal.
“Pemerintah tentu akan mendukung, tetapi kreativitas dan semangat para pelaku wisata menjadi kekuatan utama. Saya mengapresiasi anak-anak muda yang melihat potensi daerahnya dan mau bergerak untuk mengembangkan ekonomi masyarakat melalui pariwisata,” katanya.
Mirza juga mendorong pengembangan atraksi wisata berbasis kearifan lokal, salah satunya pemanfaatan perahu sebagai wahana wisata dan pertunjukan budaya.
Gagasan tersebut sejalan dengan rencana generasi muda setempat yang ingin menghadirkan atraksi perahu terinspirasi dari tradisi pacu jalur di Riau, tetapi dikembangkan dengan identitas budaya Lampung.
“Harapannya, Desa Wisata Berbudaya Anek Pekurun ini bisa berkembang menjadi salah satu tujuan wisata unggulan Lampung Utara. Potensi alamnya ada, budayanya ada, dan semangat masyarakatnya juga luar biasa. Semua ini perlu kita kembangkan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pokdarwis Abung Pekurun Zidan mengatakan, pengembangan wisata Way Rarem masih membutuhkan dukungan pemerintah, terutama dalam penataan kawasan, peningkatan aksesibilitas, dan koordinasi perizinan.
Menurutnya, pengelola wisata telah menyiapkan sejumlah gagasan untuk menarik pengunjung, termasuk pertunjukan seni di atas perahu dan permainan tradisional.
Bupati Lampung Utara turut menyambut baik dukungan Pemprov Lampung dalam pengembangan kawasan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diperlukan untuk membangkitkan kembali potensi pariwisata Way Rarem.
Selain meninjau potensi wisata, Mirza juga melakukan penebaran benih ikan gurami dan patin di perairan Bendungan Way Rarem.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan potensi perikanan dan pemanfaatan sumber daya perairan bagi masyarakat sekitar.
Pemprov Lampung berharap pengembangan Desa Wisata Berbudaya Anek Pekurun dapat membuka peluang usaha baru, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Lampung Utara dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. (*)






