Audiensi dengan Bongkar Post, Walikota Eva Dwiana Bahas Penanganan Banjir dan Konsep Kota Metropolitan

Foto. Doc Humas Pemkot Balam

Bongkarpost.co.id

Bacaan Lainnya

Bandara Lampung,

Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengajak semua pihak, termasuk kalangan media untuk kolaborasi ikut menjaga dan membangun Kota Tapis Berseri agar menjadi lebih baik lagi.

Meski masih sebatas wacana, Walikota dua periode ini menyebut dalam waktu dekat akan membangun kawasan wisata modern di Kota Bandar Lampung. “Lokasinya sudah ada, kita akan buat seperti Kota Metropolitan. Di Bandar Lampung nantinya kita buat kawasan wisata seperti Jakarta, dan ini no 2 setelah Jakarta bahkan di Indonesia,” terangnya.

Meski masih merahasiakan detil rencana pembangunan kawasan wisata tersebut, bunda Eva optimis keinginannya untuk menyulap Ibu Kota Provinsi Lampung ini bisa dicontoh daerah lain. Rencana yang besar ini tentu harus didukung oleh berbagai pihak termasuk Gubernur Lampung, karena tak hanya menjadi Icon Provinsi Lampung, juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Bandarlampung.

“Bahkan dalam waktu dekat kita akan meresmikan rumah sakit 10 lantai khusus untuk melayani warga kota yang tidak mampu, sektor pendidikan dan kesehatan harus lebih diutamakan. Doakan saja,” harap Bunda Eva sapaan akrabnya kepada media ini.

Hal itu disampaikan Bunda Eva saat menerima silahturahmi sekaligus Audiensi terkait penanganan banjir dengan CEO Bongkar Post Group Jauhari, SH., MH., CIL., yang didampingi segenap redaksi wartawan online dan cetak, Sabtu (25/1)2025) di ruang rapat Walikota.

Bunda Eva yang saat itu didampingi bagian Humas, staff protokol, dan Kadiskominfo Kota Rizky Agung Arieshanto, ST., mengatakan, penanganan banjir di Kota Bandar Lampung bukanlah tanggung jawab semata Pemkot Bandar Lampung saja.

“Ini adalah tugas semua pihak antara stakeholder, pemerintah dan masyarakat. Harus saling menjaga,” ungkapnya.

Dia menyebut, soal banjir ini pihaknya sudah menurunkan tim tanggap bencana, yang terus intens turun ke lokasi-lokasi rawan banjir.

Di lapangan kata bunda, kurang lebih ada 20 kordinator tim yang diterjunkan untuk menangani banjir. Dan dipimpin langsung dinas terkait.

Selain itu lanjut bunda, Pemkot juga saat ini tengah membangun drainase di 15 titik di Bandar Lampung. “Dengan harapan melancarkan arus air dari hulu ke hilir. Bisa mengatasi banjir untuk jangka panjang, ini baru separuhnya dari 30 titik target drainase di kota ini,” terangnya.

Selanjutnya, setelah silaturahmi dan berdiskusi membahas penanganan banjir kota dan konsep “Bandar Lampung Kota Metropolitan”, bunda Eva dan rombongan langsung ke lapangan meninjau beberapa titik rawan banjir, beri bantuan ke warga yang terdampak, dan lakukan pemantauan perbaikan drainase. (Red)

Pos terkait