Bongkarpost.co.id
Bandar Lampung – Universitas Sang Bumi Rua Jurai (Saburai) menggelar yudisium bagi 87 mahasiswa dari Program Magister dan Program Sarjana Fakultas Hukum, yang berlangsung meriah di auditorium kampus pada Senin, 7/10/2024.
Dari total lulusan tersebut, 19 mahasiswa berasal dari Program Magister Hukum, sedangkan 68 mahasiswa lainnya merupakan lulusan Program Studi Ilmu Hukum.
Dalam acara tersebut, Khaisa Ayu Marinda berhasil meraih predikat sebagai lulusan terbaik Program Studi Ilmu Hukum, diikuti oleh Kompas Septi dan Gocha Narcky Ranalawe. Sementara itu, Diena Fukuyama Indah dinyatakan sebagai lulusan terbaik dari Program Magister Hukum.
Rektor Universitas Saburai, Dr. Sodirin, SE, MM, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan yang telah menuntaskan studi mereka. Ia menekankan pentingnya integritas, etika, dan tanggung jawab sebagai lulusan Fakultas Hukum.
“Lulusan harus mampu mengabdikan ilmu untuk kemajuan masyarakat dan berkontribusi dalam penegakan hukum yang adil,” ujarnya.
Sodirin juga menyoroti bahwa keberhasilan lulusan tidak hanya diukur dari pencapaian akademis, tetapi juga kemampuan mereka menerapkan ilmu dalam kehidupan nyata.
Ia berharap para lulusan dapat menjadi agen perubahan yang berdampak positif bagi masyarakat dan bangsa.
“Teruslah mengembangkan diri, beradaptasi, dan jaga profesionalisme di karier kalian,” tambahnya.
Dalam momen bersejarah ini, Sodirin resmi melepas 87 mahasiswa tersebut untuk bergabung dengan Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Saburai (IKAFAH).
“Saya juga mendorong agar kalian mengikuti Program Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang telah terjalin kerjasama dengan Konvensi Advisor Indonesia Maju (KAIM) dan PAI,” ungkapnya.
Sementara itu, Perwakilan mahasiswa Magister Hukum, Yunus, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh civitas akademika Universitas Saburai.
“Kami siap untuk membawa nama baik almamater dan bersaing di dunia profesional,” katanya.
Dengan semangat dan komitmen, para lulusan Fakultas Hukum Universitas Saburai diharapkan dapat menjadi intelektual berprestasi dan berkontribusi dalam membangun sistem hukum yang lebih baik di Indonesia. (Jim)







