Bongkar Post – Kyay Atu, Ini Dia Tim Kampanye Paslon 1 Arinal-Sutono ‘Ardjuno’

Ardjuno. | dok. Media Center Ardjuno/Muzzamil

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

BANDARLAMPUNG – KPU Provinsi Lampung telah merilis daftar tim kampanye pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur (cagub-cawagub) Lampung nomor urut 1 Arinal Djunaidi-Sutono (Ardjuno), dan paslon nomor urut 2 Rahmat Mirzani Djausal-Jihan Nurlela Chalim (Mirza-Jihan).

Diintip dari dokumen digital bebas unduh bebas akses di situs KPU setempat, diketahui tim kampanye paslon 1 Ardjuno ditetapkan berdasar SK DPD PDI Perjuangan Lampung Nomor 038/KPTS/DPD/15/IX/2024 tentang Komposisi Personalia Tim Kampanye Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Lampung Dari PDI Perjuangan Pada Pilkada Serentak 2024, tarikh 13 September 2024. Data kasar, all in 535 orang.

Empat Penasihat, yakni anggota DPR/MPR dapil Lampung I terpilih kembali 2024-2029 Mukhlis Basri, anggota DPR/MPR 2024-2029 dapil Lampung II drh Ketut Suwendra, bertepatan keduanya resmi dilantik, kemarin.

Kemudian, ulama nyentrik pengasuh Pondok Pesantren Yatim Piatu dan Dhuafa Tahfidzul Quran Riyadhus Sholihin Tanjungkarang Timur Bandarlampung, KH Ismail Zulkarnain; dan ulama kharismatik NU, pengasuh Ponpes Roudlotussholihin Palas Lampung Selatan, mantan anggota DPRD Lampung, cabup Lampung Selatan 2010, dan Ketua PWNU Lampung 2013-2018, KH RM Soleh Badjuri.

Ketua tim, Umar Ahmad, Ketua Bappilu PDI Perjuangan Lampung, mantan bacagub dan bacawagub Lampung ini didampingi 9 wakil.

Berturut-turut, wakil ketua I-IX, kader beringin Herwan Saleh; kader beringin mantan wakil bupati Lampung Timur dan anggota legislatif (aleg) DPRD Lampung Noverisman Subing, eks Wabup dan Bupati Tanggamus Bambang Kurniawan, Brigjen Purn Amalsyah, dan aleg DPRD Lampung Dr Yanuar Irawan.

Lalu, Ketua Bappilu DPW Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Lampung Yandri Nazir, Sekretaris DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Lampung Jefri Trisanjaya, Ketua DPW Partai Garda Perubahan Indonesia (Garuda) Lampung Wahyu Widiatmoko, dan Ketua DPW Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) Lampung Samsani Sudrajat.

Sekretaris tim, Aprilliati didampingi 7 wakil. Yakni mantan aleg DPRD Lampung Prabawa, aleg PDI Perjuangan DPRD Lampung Edward Rasyid, Rahmatullah, M Husni, Hasyim Syarif, Desi Maryudi, dan Imron Rosyid.

Bendahara tim Kostiana, bendahara PDI Perjuangan Lampung dan aleg DPRD setempat ini, wakilnya Untung Suyono.

 

Koordinator Wilayah

Selanjutnya ada Koordinator Wilayah (Korwil) namanya, merujuk alokasi dapil DPRD Provinsi dengan Pringsewu dipisah, jadi total 9 Korwil.

Perinci, Korwil 1 Bandarlampung dirangkap Aprilliati. Korwil 2 Lampung Selatan digarap kwartet Deddy Wijaya Candra, Donald Haris Sihotang, Toni Wijaya, dan juga aleg DPRD Lampung dapil sini, Aribun Sayunis.

Korwil 3 Pringsewu diguyub bareng ayah dan anak Mukhlis Basri-Lesty Putri Utami, plus sejawat Lesty aleg DPRD Lampung dapil 3, kader ‘NU merah’, eks komisioner KPU Lampung Sholihin alias Gus Choing.

Korwil 4 Pesawaran dan Metro digawangi duet mantan ketua tim penjaringan Pilkada PDI Perjuangan Lampung Watoni Noerdin dan aleg DPRD Lampung dapil 3 Andi Roby.

Korwil 5 Tanggamus, Lampung Barat, Pesisir Barat digotong-royongi Dr Yanuar Irawan, May Sari Berty, mantan Wabup Tanggamus kini aleg DPRD Lampung dapil sini, AM Syafi’i.

Korwil 6 Lampung Utara dan Way Kanan, ini rada unik menarik, didueti kader banteng pensiunan letnan kolonel yang namanya berkebetulan sama dengan nama cawabup Way Kanan usungan PDI Perjuangan tetapi kader NasDem tulen: Cik Raden, bersama aleg DPRD Lampung dapil setempat, Sahdana.

Korwil 7 Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat dan Mesuji, digercepi duo banteng aleg DPRD Lampung, yakni ketua DPC Mesuji Budhie PS Condrowati; dan Ketut Rameo, aleg pengganti cabup Tulang Bawang Dr Winarti.

Korwil 8 Lampung Tengah, sadar dapil gajah, Penasihat Tim Ketut Suwendra ditugaskan turun gunung bersama kader banteng mantan Kajati Lampung I Gede Sudiatmaja, 2 periode aleg DPRD Lampung Ni Ketut Dewi Nadi istri cawabup sini Komang Koheri, Edward Rasyid, dan wakil sekretaris DPD Siska.

Korwil 9 Lampung Timur, dikolaborasi aleg DPRD Lampung Ferliska Ramadhita Johan, bersama Hermanus Suprapto, dan mantan Sekretaris PKB Lampung 1998-2013 dan aleg DPRD Lampung 2004-2014 Habib Purnomo.

 

Tim Kampanye Cabang

Duduk selaku Ketua Tim Kampanye Cabang, seluruh atau 15 Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten/Kota se-Lampung. Anggotanya, seluruh pengurus DPC (rerata 15-20 orang), dan seluruh aleg Fraksi yang ditotal berjumlah 98 orang di 15 DPRD Kabupaten/Kota.

Ke-15 ketua tim, Wiyadi (Bandarlampung), Nanang Ermanto yang juga cabup (Lampung Selatan), Endro S. Yahman (Pesawaran), Palgunadi (Pringsewu), Aprilia (Metro), Dewi Handajani yang juga cabup (Tanggamus), Parosil Mabsus yang juga cabup (Lampung Barat), dan Pieter (Pesisir Barat).

Lalu, Sumarsono (Lampung Tengah), Ali Johan Arif (Lampung Timur), Yose Rizal (Lampung Utara), cum cabup Dr Winarti (Tulang Bawang), Ponco Nugroho (Tulang Bawang Barat), Budhie PS Condrowati (Mesuji), dan Danuri (Way Kanan).

 

Woro-Woro, Bidang-Bidang

Seterusnya, terdapat 10 struktur bidang, yang masing-masing dipimpin seorang Koorbid, Koordinator Bidang.

Koorbid Analisa dan Evaluasi, Fauzi AT, dituruti kwartet Afriansyah, Dian Pustika Syarifudin, Joni Barsuma Jaya, Syafrul Rozie.

Koorbid Audit Dana Pilkada, Ni Ketut Dewi Nadi, wakil bendahara DPD PDI Perjuangan Lampung ini dibantu Aribun Sayunis dan tim auditor.

Koorbid Hukum dan Advokasi Ginda Ansori Wayka, satu meja dengan 9 sejawat advokat, selain unsur Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDI Perjuangan Provinsi Lampung dan Kabupaten/Kota.

Ke-9 advokat, Dovi Fernando, Erfansyah, Fadli Afriyadi, Dr Fedhil Faisal, Iskandar, Dr (Cand) M Ridho, Ramadhani, Vanya Akbar Mayfario, dan Yelli Basuki.

Berikut, Koorbid Logistik, Sarana Prasarana, Andi Roby dihulubalangi AM Syafi’i, Budhie PS Condrowati, Darsono, Ferliska Ramadhita Johan, Lesty Putri Utami, dan Sahdana.

Koorbid Media, Dr Donald Haris Sihotang ber-tim-kan Ahmad Syukri Akbar, Alfido Rafif Haris, Dini Pepilia, Hilman Saleh, Juliansyah Lubis, M Nur, dan Warsito.

Koorbid Penggalangan Milenial dan Zilenial, Danil Padilah beranggota M Irfan Muqtadir, dan M Ridho Al Hazmi.

Koorbid Perempuan, Melly, dibantu pula Dalela Noer, Diah ‘Iwoek’ Sumariani, Elviana, Iin Indrawati, Maya Muhtar, Shinta, Sudarsih.

Koorbid Relawan dan Penggalangan Massa, Nur Mizan, berskuad Andriantoni, Azwar Fernando, Darmadi, Dedy Haryadi, Faisal Sanjaya, Hermanto, I Gede Hendra Juliana, Ketut Rameo, Mustafa Kamal, dan Suyamto Yoga Ardi.

Lalu, Koorbid Saksi dijabat Ketua Badan Saksi Pemenangan Nasional (BSPN) PDI Perjuangan Lampung Darwin Eko Saputra dibantu seluruh fungsionaris BSPN Lampung.

Serta, Koorbid Strategi dan Materi Kampanye, Watoni Noerdin, didampingi Ahmad Syaiful Fatoni, Suroto, Syafriza Syani, Taufik Hidayat.

Duet Ardjuno, notabene duet sesama, politisi. Arinal Djunaidi masih ketua DPD Partai Golkar Lampung hingga saat ini. Sutono, sekretaris PDI Perjuangan Lampung.

Keduanya notabene sesama mantan. Mantan kariris birokrat PNS di Pemprov Lampung, mantan orang dekat Gubernur Sjachroedin SZP, mantan Kadis Kehutanan Lampung, mantan Asisten II Setdaprov Lampung, dan mantan Sekdaprov Lampung era Gubernur Ridho Ficardo; Arinal menjabat 2014-2016 dilanjutkan Sutono kurun 2016-2018.

Sebelum, keduanya (kini sesama mantan) kandidat seteru Pilgub Lampung 2018, dimana Arinal cagub didampingi cawagub Chusnunia Chalim atau Nunik, Sutono saat itu cawagub mendampingi cagub Herman HN.

Saat ini, dengan jualan keunggulan status petahana, menawarkan visi, misi dan program kerja kampanye berkutat isu keberlanjutan pembangunan era pemerintahan lalu Arinal.

Disebut-sebut sejumlah pihak: kelewat pede, sejurus disergah sementara pihak lainnya: wajar namanya petahana, sementara lainnya gayeng santuy: namanya kandidat memang harus pede, mau penantang, mau petahana.

Arinal-Sutono, kini kandidat sepasang sekutu, berpasangan ikut Pilgub Lampung 2024 berdasar SK KPU Lampung Nomor 285/2024 dan Nomor 288/2024 dari parpol pengusul PDI Perjuangan selaku parpol pengusung, didukung PBB, Partai Garuda, Partai Gelora, Partai Perindo. Plus, sedikitnya 61 organ relawan pemenangan. Tergabung Koalisi Rakyat, namanya. (Muzzamil)

Pos terkait