Iwa Tj: Strategi Pemasaran Perguruan Tinggi Kunci Hadapi Persaingan Ketat di Era Modern

Bongkarpost.co.id

Bandarlampung – Persaingan ketat di dunia pendidikan tinggi menuntut perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, untuk semakin aktif dalam melakukan kegiatan pemasaran.

Bacaan Lainnya

Hal ini diungkapkan oleh Dr. Trisnowati Josiah, SE, MM, Dosen Pascasarjana Magister Manajemen Universitas Saburai, pada Sabtu, 5/10/2024.

Ia menyoroti pesatnya pertumbuhan perguruan tinggi di Indonesia, yang kini tercatat ada 125 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 2.982 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menurut data BPS 2023.

“Jumlah yang besar ini menciptakan persaingan yang semakin tajam, khususnya di antara perguruan tinggi swasta. Oleh karena itu, pemasaran yang proaktif dan terencana sangat penting,” kata Trisnowati, yang akrab disapa Iwa Tj itu.

Menurutnya, salah satu elemen kunci dalam pemasaran perguruan tinggi adalah pemahaman perilaku konsumen, dalam hal ini calon mahasiswa. Akreditasi yang baik menjadi faktor utama yang mempengaruhi keputusan mahasiswa dalam memilih perguruan tinggi, karena itu syarat wajib bagi kelangsungan program studi.

Iwa juga menjelaskan bahwa pemasaran internal, yang fokus pada kepuasan tenaga pendidik dan kependidikan, dapat berkontribusi besar pada peningkatan kualitas pendidikan.

Ia juga menjelaskan, penelitian yang sedang dilakukan oleh timnya di Universitas Saburai bertujuan menguji pengaruh pemasaran internal terhadap kepuasan tenaga kerja, serta dampaknya pada kepuasan mahasiswa sebagai konsumen.

“Penelitian ini penting karena literatur terkait internal marketing di perguruan tinggi masih langka, padahal sektor pendidikan adalah layanan jasa yang membutuhkan strategi pemasaran kuat untuk tetap kompetitif,” ujar Iwa Tj.

“Kami Tim peneliti Universitas Saburai berharap hasil kajiannya dapat membantu perguruan tinggi di Indonesia, baik negeri maupun swasta, untuk lebih efektif dalam menghadapi tantangan pemasaran di era persaingan yang semakin ketat,” pungkasnya.(Jim)

Pos terkait