Bongkarpost.co.id
MUARA ENIM,
Sejumlah warga Desa Menanti Kecamatan Lubai, Kabupaten Muara Enim, beserta warga sekitarnya mengajukan permohonan kepada pihak berwenang untuk melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) milik PT. Berkat Sawit Mandiri (BSM). (20/01).
Mereka menduga perusahaan tersebut belum memiliki izin AMDAL resmi, atau jika ada, mempertanyakan kapan izin tersebut dikeluarkan dan apakah telah melalui proses sosialisasi yang tepat.
Menurut keterangan warga sekitar, sejak berdirinya PT. BSM beberapa waktu lalu, mereka tidak pernah mendapatkan informasi atau mengikuti sosialisasi terkait AMDAL perusahaan tersebut.
Hal ini membuat mereka meragukan kelayakan usaha yang bergerak di bidang perkebunan sawit tersebut dari sisi kelestarian lingkungan.
“Sebelum ada PT ini, kami tidak pernah mengalami banjir yang sampai ke rumah-rumah seperti sekarang.
Saat hujan deras, air langsung masuk ke dalam rumah, bahkan kolam ikan kami yang ada dua buah juga selalu tenggelam karena timbunan dari lahan perusahaan,” ungkap salah satu perwakilan warga dengan nada prihatin.
Warga mengaku telah merasakan kerugian yang cukup besar akibat kondisi banjir yang semakin sering terjadi. Mulai dari kerusakan pada properti hingga kerugian ekonomi akibat tenggelamnya kolam yang menjadi salah satu sumber penghasilan mereka.
“Kami tidak ingin menghalangi perkembangan usaha di daerah kami, tapi kami juga berhak hidup dengan nyaman dan tidak terkena dampak buruk dari aktivitas perusahaan.
Maka kami mohon kepada pihak berwajib untuk segera mengecek kebenaran tentang izin AMDAL PT. BSM dan melihat apakah ada hubungan antara aktivitas perusahaan dengan seringnya banjir di wilayah kami,” tambah perwakilan warga lainnya.
Sampai saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak PT. Berkat Sawit Mandiri maupun dinas terkait Kabupaten Muara Enim mengenai keluhan yang diajukan warga.
Warga berharap pemeriksaan dapat dilakukan sesegera mungkin agar kebenaran dapat diketahui dan ditemukan solusi yang menguntungkan kedua belah pihak. (Arto)







