Wacana Pilkada Langsung, Ketum Laskar Lampung Nerozely : Rezim Orde Baru Hidup Lagi
Bongkar Post, Bandar Lampung
Ketua Umum Laskar Lampung Indonesia (LLI) Provinsi Lampung, Ir. Nerozely menyebut, mengakhiri tahun 2025, demokrasi di Indonesia diciderai oleh wacana penghapusan Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) langsung.
“Ya, ini jelas menciderai sistem Demokrasi kita yang dipilih oleh rakyat langsung, ini sebuah ke kemunduran bagi sistem demokrasi di Indonesia, yang harusnya mengutamakan suara rakyat,” ujar Nero, saat berada di Lamban Gedung Kuning, pada malam pergantian tahun, Rabu (31/12/2025).
“Refleksi akhir tahun, wacana ini (penghapusan pilkada langsung, red) merupakan kemunduran demokrasi, wacana pemimpin daerah ditunjuk Presiden atau pun dipilih oleh DPRD jelas memasung hak masyarakat untuk memilih pemimpin daerah. Ini Bahaya,” tegasnya.
“Rezim satu pintu orde baru akan hidup lagi,” seru Panglima, sapaan akrabnya.
Diketahui, tidak semua partai politik menyetujui wacana penghapusan Pilkada Langsung, ada pula yang menolak. Yaitu :
1. PDIP : 25.387.279 suara (16,72%) Menolak.
2. Partai Golkar : 23.208.654 suara (15,28%) Mendukung.
3. Partai Gerindra : 20.071.708 suara (13,22%) Mendukung.
4. PKB : 16.115.655 suara (10,62%) Mendukung.
5. Partai Nasdem : 14.660.516 suara (9,66%) Belum menentukan.
6. PKS : 12.781.353 suara (8,42%) Belum menentukan.
7. Partai Demokrat : 11.283.160 suara (7,43%) Belum menentukan.
8. PAN : 10.984.003 suara (7,24%) Mendukung. (tk)







