Tim Mabes TNI Gelar penyuluhan dan Sosialisasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Tanjung Raja

Tim Mabes TNI Gelar penyuluhan dan Sosialisasi Pencegahan Serta Penanggulangan Karhutla di Tanjung Raja

 

Bacaan Lainnya

 

Bongkar Post, LAMPUNG UTARA – Dalam upaya mengantisipasi serta meminimalisasi risiko bencana kebakaran hutan dan lahan, Tim dari Markas Besar (Mabes) TNI menggelar kegiatan penyuluhan dan sosialisasi pencegahan serta penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Aula Desa Sindang Agung, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.30 WIB tersebut diselenggarakan oleh Koramil 412-10/Tjr bersama Tim Mabes TNI. Langkah strategis ini dilakukan untuk memberikan pemahaman secara komprehensif kepada masyarakat dan pemangku kepentingan (stakeholder) daerah mengenai bahaya serta langkah penanganan dini Karhutla.

Sosialisasi ini dihadiri langsung oleh tim perwakilan dari Mabes TNI, yakni Kolonel Tek Masyuri Sunendar, Kolonel Kes Chairul, Letkol (L) Nuki Widiasmoro, Mayor Cpm Aris Setya Hadi, serta Kapten Cpm Candra A.W.

Selain jajaran tim pusat, jajaran Satuan Teritorial Koramil 412-10/Tjr turut mendampingi, di antaranya Peltu Abrianto, Peltu Jon Hariadi, Sertu Johansyah, Sertu Abdi B, Sertu Parwoto, Sertu M. Sidik, Sertu Supratman, Sertu Rudi H, dan Koptu Gunawan.

Turut hadir unsur pimpinan jajaran Forkopimcam dan elemen masyarakat , Camat Tanjung Raja, Evril Irawan, A.P., M.Si. , Kapolsek Tanjung Raja, Iptu Mukti , Kepala Desa Sindang Agung, Ahmad Rizal.

Para Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Kecamatan Tanjung Raja Sebanyak kurang lebih 150 peserta sosialisasi yang terdiri dari tokoh masyarakat dan warga sekitar.

Dalam pemaparannya, tim sosialisasi menekankan pentingnya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Edukasi difokuskan pada bahaya membakar lahan secara sembarangan, dampak buruk Karhutla bagi kesehatan serta perekonomian, hingga tata cara penanggulangan awal jika ditemukan titik api di sekitar pemukiman maupun perkebunan warga.

Kehadiran para ketua Gapoktan dan elemen masyarakat desa menjadi krusial karena mereka berada di garda terdepan dalam menjaga wilayah perkebunan dan hutan lokal.

Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan koordinasi dan komunikasi antara warga dengan jajaran Babinsa maupun Bhabinkamtibmas dapat berjalan lebih cepat dan efektif jika terjadi potensi penyelewengan atau ancaman bencana.

Seluruh rangkaian kegiatan penyuluhan dan sosialisasi pencegahan Karhutla ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.

(Anton)

Pos terkait