Tegas dan Humanis! Polres Muara Enim Gelar Operasi Patuh Musi 2026, Enam Pelanggaran Jadi Sasaran Prioritas

Tegas dan Humanis! Polres Muara Enim Gelar Operasi Patuh Musi 2026, Enam Pelanggaran Jadi Sasaran Prioritas

 

Bacaan Lainnya

Bongkarpost.co.id, Sumatera Selatan
MUARA ENIM — Komitmen mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan kembali ditegaskan Polres Muara Enim melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Musi 2026 yang berlangsung di halaman Mapolres Muara Enim, Senin (26/10/2026).

Apel dipimpin langsung Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., dan dihadiri para pejabat utama (PJU) Polres Muara Enim. Peserta apel terdiri atas unsur TNI, Polres Muara Enim, Dinas Perhubungan, serta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Muara Enim sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung ketertiban dan keselamatan berlalu lintas.

Dalam amanatnya, Kapolres Muara Enim membacakan amanat Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P. Amanat tersebut menekankan pentingnya pelaksanaan operasi yang profesional, berorientasi pada keselamatan, serta mengedepankan penegakan hukum yang tegas dan humanis.

Operasi Patuh Musi 2026 dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Operasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa kepatuhan terhadap aturan merupakan salah satu kunci untuk mencegah kecelakaan di jalan raya.

Dalam pelaksanaannya, terdapat enam sasaran prioritas yang menjadi perhatian sesuai karakteristik wilayah. Pertama, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI. Kedua, pengemudi dan penumpang kendaraan roda empat atau lebih yang tidak menggunakan sabuk keselamatan (safety belt).

Ketiga, pengendara kendaraan bermotor yang melawan arus lalu lintas. Keempat, pengemudi yang menggunakan telepon genggam saat berkendara. Kelima, pengemudi yang menerobos lampu lalu lintas. Keenam, pengendara kendaraan roda dua maupun roda empat yang tidak menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor sesuai ketentuan.

Penegakan hukum terhadap pelanggaran yang membahayakan keselamatan harus dilaksanakan secara tegas dengan tetap menjunjung tinggi etika, profesionalisme, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Pendekatan humanis tetap menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas, tanpa mengesampingkan kewajiban untuk menindak pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Tegas bukan berarti arogan, humanis bukan berarti membiarkan pelanggaran. Prinsip tersebut menjadi pengingat bahwa profesionalisme kepolisian tercermin dari kemampuan menegakkan aturan secara adil, konsisten, proporsional, dan beradab.

Lebih dari sekadar penindakan, keberhasilan operasi diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat agar semakin disiplin dan bertanggung jawab saat berkendara. Sebab, tujuan utama penegakan aturan lalu lintas bukan hanya memberikan sanksi kepada pelanggar, tetapi juga mencegah kecelakaan dan melindungi kehidupan.

Di balik setiap aturan lalu lintas, ada keselamatan manusia yang harus dijaga. Melalui Operasi Patuh Musi 2026, Polres Muara Enim mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, menaati aturan, serta membangun budaya berkendara yang aman demi keselamatan bersama.

Selesai Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Musi 2026 di lanjutkan Latpra OPS yang di laksanakan di ruang Rupatama Polres Muara Enim dan di hadiri para perangkat Operasi Patuh Muai 2026.

Polisi Bersama Masyarakat — Tertib Berlalu Lintas, Selamatkan Kehidupan. (*),

Pos terkait