Resmi Jadi Bupati Definitif, I Komang Koheri Pegang Kendali Lampung Tengah hingga 2030
Bongkar Post, Bandar Lampung
I Komang Koheri resmi dilantik sebagai Bupati Lampung Tengah definitif untuk sisa masa jabatan 2025–2030 oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (3/11/2026).
Pelantikan ini menjadi babak baru kepemimpinan di Kabupaten Lampung Tengah setelah Komang menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati menyusul pemberhentian sementara Ardito Wijaya akibat persoalan hukum yang menjeratnya.
Dengan status definitif, Komang kini memimpin pemerintahan Kabupaten Lampung Tengah untuk melanjutkan sisa periode jabatan hingga 2030. Kepastian kepemimpinan ini sekaligus menempatkannya pada tanggung jawab lebih besar dalam menjaga stabilitas birokrasi dan memastikan pelayanan publik tetap berjalan.
Prosesi pelantikan berlangsung menggunakan tata cara agama Hindu. Dalam agenda yang sama, istri Komang, Ni Ketut Dewi Nadi, yang merupakan anggota DPRD Provinsi Lampung, dikukuhkan sebagai Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda, serta Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Lampung Tengah.
Sebelum ditetapkan sebagai bupati definitif, Komang merupakan Wakil Bupati Lampung Tengah yang mendampingi Ardito Wijaya. Gubernur Lampung kemudian menugaskannya sebagai Plt Bupati pada 17 Desember 2025 untuk menjaga keberlangsungan pemerintahan daerah.
Penugasan itu berlanjut melalui SK Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-970 Tahun 2026 tertanggal 23 Juni 2026, terkait pemberhentian sementara Ardito sekaligus penunjukan Komang sebagai Plt Bupati.
Langkah menuju pengangkatan definitif kemudian bergulir di DPRD Lampung Tengah. Dalam rapat paripurna pada 14 Oktober 2026, DPRD mengumumkan pemberhentian Ardito Wijaya dan mengusulkan Komang untuk melanjutkan sisa masa jabatan sebagai kepala daerah.
Saat menerima mandat sebagai Plt Bupati pada Desember 2025, Komang menegaskan bahwa keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritasnya.
“Saya mengambil tanggung jawab ini demi memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Komang.
Kini, setelah resmi menjadi bupati definitif, Komang menghadapi pekerjaan besar untuk memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat. Stabilitas pemerintahan, kualitas pelayanan publik, dan kesinambungan pembangunan menjadi sejumlah hal yang akan menentukan keberhasilan kepemimpinannya.
Kepastian jabatan hingga akhir periode 2030 memberi ruang bagi Komang untuk menjalankan agenda pemerintahan secara lebih utuh. Namun, masyarakat tetap menantikan hasil nyata dari kepemimpinan tersebut, terutama dalam peningkatan pelayanan dan kesejahteraan warga Lampung Tengah.(Jim/*)






