Putri Zulhas Resmikan Bank Sampah Desa Belambangan Dorong Kesadaran Lingkungan Berbasis Masyarakat 

Putri Zulhas Resmikan Bank Sampah Desa Belambangan Dorong Kesadaran Lingkungan berbasis Masyarakat 

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Penengahan 

Upaya pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat terus diperkuat di Kabupaten Lampung Selatan. Hal ini ditandai dengan peresmian Bank Sampah dan penyerahan sarana pengelolaan sampah di Desa Belambangan, Kecamatan Penengahan.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Putri Zulkifli Hasan,S.Mn., M.Bus., didampingi Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Bella Jayanti,S.I.Kom., M.B.A.,Wakil Ketua III DPRD kabupaten Lam-Sel Agus Sartono, Anggota DPRD Lam-Sel Devi Arminanto.,S.K.M.,M.M Plt.Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lam-Sel, Muherwan Murod PLT Kabid Persampahan dan LB3 Lam-Sel, Syaifulloh,S.Pd.,M.Pd Camat Penengahan, Hermawan Sekcam Penengahan, A.Rahmat Kades Belambangan, para mitra yayasan,Deni Andika Pratama Ketua Yayasan Bina Lingkungan Lestari (Wawai Waste Foundation), para nasabah bank sampah, serta para tamu undangan lainnya pada Jum’at (19/12/2025).

Dalam sambutannya, Putri Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Menurutnya, kebiasaan hidup bersih harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga.

“Persoalan sampah bukan hanya isu pemerintah, tetapi isu kita bersama. Komposisi sampah di Provinsi Lampung didominasi sisa makanan hingga 39 persen. Jika ini dikelola dengan baik, kita bisa mengurangi pencemaran bau dan potensi penyakit,” ujar Putri.

Ia menjelaskan, selain sisa makanan, jenis sampah yang cukup dominan adalah kayu dan ranting, serta sampah plastik yang mencapai 14,29 persen. Untuk itu, ia mendorong masyarakat agar mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah.

“Sampah plastik dari botol dan kemasan rumah tangga jumlahnya sangat besar. Kalau satu keluarga saja bisa mengurangi, dampaknya akan luar biasa. Bank sampah ini bukan hanya tempat menabung sampah, tapi juga pusat edukasi perubahan perilaku dan memiliki nilai ekonomis bagi masyarakat,” tambahnya.

Putri juga menyampaikan bahwa bantuan sarana dan prasarana pengelolaan sampah yang diserahkan merupakan aspirasi yang difasilitasi melalui kemitraan dengan PT Bukit Asam Tbk. melalui program TJSL. Bantuan tersebut meliputi motor sampah dan peralatan pendukung lainnya guna menunjang pengelolaan sampah di tingkat desa.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bina Lingkungan Lestari (Wawai Waste Foundation) , Deni Andika Pratama, menjelaskan bahwa yayasan yang dipimpinnya saat ini telah memiliki tiga cabang di Kabupaten Lampung Selatan, dengan Desa Belambangan sebagai kantor pusat. Selain fokus pada pengelolaan sampah, yayasan juga bergerak dalam pendampingan aspirasi masyarakat.

“Bank sampah di sini sebenarnya sudah berjalan dan memiliki sekitar 500 nasabah dari tiga kecamatan, yakni Penengahan, Kalianda, dan Palas. Hari ini sekaligus kami resmikan Lamban Kreatif yang menjadi pusat berbagai program pemberdayaan masyarakat,” jelas Deni.

Ia memaparkan, terdapat lima program utama yang dijalankan, antara lain Bank Sampah, Sanggar Seni Bumi Kayubi Lestari, Taman Bacaan Masyarakat “Saung Kata”, Ruang Kreasi & UMKM, serta AgroEduWisata Wana Cendekia sebagai laboratorium pembelajaran anak usia dini yang mendukung program wisata edukasi lingkungan.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan bantuan yang diberikan. Harapannya, sarana ini menjadi penyemangat bagi pengurus dan masyarakat agar program-program ke depan semakin berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas,” ungkapnya

Sementara itu Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Selatan, mengapresiasi kepada Putri Zulkifli Hasan Wakil ketua Komisi XII DPR RI dari fraksi partai Pan terkait dengan kegiatan peresmian sekaligus memberikan bantuan.

“Alhamdulillah Bantuan dari Putri Zulhas seperti motor Viar, grobak Sampah itu sangat membantu sekali untuk masyarakat khususnya di Desa Belambangan Kecamatan Penengahan,” Ucap Devi.

Ia juga menambahkan bahwa yang paling penting itu di TPA dapat mengurangi timbunan dan kita juga memperbanyak lagi sampah sampah dapat dikelola.

“Kita akan selalu memperbaiki pengelolaan dan penanganan sampahnya kemudian kita akan memperbanyak terkait alat angkutannya,” pungkasnya.

Melalui peresmian Bank Sampah Desa Belambangan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan semakin meningkat, sekaligus mendorong terwujudnya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. Cek it dot (Hb)

Pos terkait