Bongkarpost.co.id (Lampung Timur) – Yayasan Advokasi Kelompok Rentan Anak dan Perempuan (AKRAP) menggandeng pihak SKK Migas dan Pertamina Hulu Energi (PHE OSES) mengadakan kegiatan pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi di Pesisir Timur.
Acara dihadiri oleh Kadis UMKM Budi yull Hartono, Edi Arsadad Ketua AKRAP, Perwakilan Dinas PP Dalduk dan KB Lampung Timur, dan dibuka oleh Theresia Dwi Agustin sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Labuhan Maringgai.
Dalam sambutannya Theresia mengatakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan kegiatan yang dapat dilaksanakan di rumah.
Menjalankannya mudah, yang dimaksud mudah karena hanya perlu modal kecil, tapi perlu niat dan tekad yang serius.
“Kalau telaten, kita ulet, kita bisa menghasilkan uang. UMKM ini bisa meningkatkan ekonomi keluarga,” terangnya.
Theresia berterima kasih kepada Yayasan AKRAP yang menyelenggarakan acara pemberdayaan pelatihan membuat aneka makanan.
“Terima kasih kepada AKRAP yang mengadakan pelatihan ini di Desa Karya Makmur, semoga bisa bermanfaat,” ujarnya.
Kepala Desa Karya Makmur Nanang Wahono mengharapkan kepada pemerintah untuk membantu perijinan dalam pengurus lebel Halal dari hasil UMKM dari warga di Pesisir Timur.
Budi yull memberikan pengetahuan kepada para peserta UMKM tentang mudah nya cara mengurus perizinan dan cara mengembangkan hasil dari peroduksi yang mereka buat dan bagai mana cara mengembangkan usaha mereka keluar daerah.
Budi Yul berharap kegiatan AKRAP bisa menjadi contoh yang lain dan bisa berkelanjutan kedepannya.
Ketua AKRAP Edi Arsadad menjelaskan Yayasannya selama ini bergerak terhadap perlindungan hak anak dan perempuan.
“Selain konsen terhadap perlindungan hak anak dan perempuan, AKRAP juga melakukan kegiatan pemberdayaan perempuan, seperti yang dilakukan hari ini,” ujar Edi Arsadad.
Edi mengatakan, melalui kegiatan pemberdayaan ini AKRAP mengandeng pihak SKK Migas dan PHE OSES untuk memberikan para perempuan di Pesisir Timur agar memiliki keterampilan berwirausaha.
“Semoga melalui kegitan ini, ibu-ibu memiliki keterampilan berwirausaha,” katanya.
Di sela acara tersebut para ibu Yang terbagi dalam 5 (lima) kelompok membuat makanan lokal yang menurut mereka memang belum meluas di daerah lain.
Kelompok nomor 4 (empat) yang di pimpin langsung oleh TP PKK Desa Karya Makmur membuat pepaya crispi yang bahan dasar nya terbuat dari pepaya.
Buah pepaya yang mengkal diserut menjadi kecil kecil dan dicampur tepung lalu digoreng hingga kering.
Selanjutnya Pepaya crispi ditiriskan hingga kering, sebelum di sajikan kue diberi berbagai aneka rasa sesuai selera.
Acara diakhiri dengan pemberian mesin Packing kepada 30 peserta oleh PHE OSES melalui Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Budi Yul Hartono dan Ketua AKRAP Edi Arsadad.
(Fad)







