Pemkot Metro Adakan Kegiatan Forum Konsultasi Publik RKPD Tahun 2026
Bongkar Post
Metro — Pemerintah Kota (Pemkot) Metro adakan kegiatan forum konsultasi publik dalam rangka penyusunan rencana awal RKPD Kota Metro tahun 2026. Yang Terlaksana di aula Pemkot setempat, Senin (17/2/2025).

Walikota Metro Wahdi Sirajuddin mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk membahas bersama dengan kepala perangkat daerah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperoleh masukan dan saran penyempurnaan pada RKPD yang akan di susun.
“Pemerintah memerlukan respon, saran dan masukan terhadap kondisi riil di lapangan. Penilaian objektif dari para stakeholder Pembangunan merupakan salah satu pokok evaluasi yang sangat penting untuk menyusun perencanaan di tahun 2026.
Jika dilihat data yang telah dirilis oleh BPS, pertumbuhan ekonomi Kota Metro sejak tahun 2020 terus mengalami kenaikan, di mana pada tahun 2020 akibat adanya pandemi covid-19 sempat anjlok pada -1,75%
Selanjutnya pada tahun 2021 menjadi 2,91%, kemudian pada tahun 2022 pertumbuhan berada pada 4,51% dan pada tahun 2024 menjadi 4,86%, hal ini tentu menumbuhkan optimisme dalam pemulihan keadaan paska pandemi.
Begitu juga pencapaian indeks pembangunan manusi ( IPM) Kota Metro juga mengalami meningkat Dari 77,49% pada tahun 2021 menjadi 77,89% pada Tahun 2022, kemudian meningkat menjadi 79, 85% pada tahun 2023 dan pada tahun 2024 meningkat menjadi 80,41%, sehingga status IPM Kota Metro masuk dalam kategori sangat tinggi,” papar Wahdi.
Untuk itu di dalam kesempatan nya Wahdi mengucapkan terima kasih atas kerja-kerja kolaboratif yang telah dilakukan oleh semua pihak dan semua pemangku kepentingan sebagai bentuk sinergitas antara pemerintah, akademisi, swasta dan komunitas dalam membangun kota metro tercinta.
“Di tahun 2026 yang akan kita rencanakan merupakan tahun peralihan dari RPJMD 2021-2026 menjadi RPJMD 2025-2029, tentu hal ini akan menjadi perhatian penting karena berkaitan dengan pencapaian target, baik target yang akan datang maupun pencapaian di tahun-tahun sebelumnya yang belum tercapai, harus dapat terselesaikan di tahun 2026,” ucapnya.
Ia juga berharap agar saran serta masukan yang positif dan konstruktif kepada seluruh pemangku kepentingan juga seluruh lapisan masyarakat sehingga mampu mengakomodir kebutuhan masyarakat dalam merencanakan pembangunan tahun 2026.
Dengan demikian perlu menjadi perhatian bersama dan keterlibatan seluruh pihak dalam menyusun isu strategis tujuan dan sasaran pembangunan, yang kemudian ditetapkan strategi dan arah kebijakan, maka akan diturunkan menjadi tema dan program prioritas.
Dengan adanya sinkronisasi dan harmonisasi tersebut merupakan upaya dalam mendukung pencapaian visi dan misi periode RPJMD 2025-2029,” ungkapnya. (Asep )







