Parah, Belum Seminggu Rabat Beton Proyek Rekonstruksi Jalan Lematang – Bandar Lampung Sudah Retak
Bongkar Post, Lampung Selatan
Proyek Rekonstruksi Jalan Lematang – Batas Kota Bandar Lampung yang berlokasi di Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang yang laksanakan oleh CV. WILBY PRIMA PERKASA dengan Nomor Kontrak : 206/KTR/KONS-BM/DPUPR-LS/APBD/2025 baru seminggu selesai kini Rabat Betonnya sudah banyak yang patah dan retak.

Hat tersebut terjadi diduga dikarenakan material Bes yang menjadi dasar dari Rabat kurang pemadatan dan ketebalan Bes kurang 10 cm sehingga dibeberapa titik lokasi beton sudah terlihat retak hingga patah tembus kebawah.
Proyek Rekontruksi Jalan yang menyerap dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lampung Selatan tahun 2025 sebesar Rp. 2.491.278.684 00 itu terkesan dikerjakan tidak sesuai Spesifikasi dan asal jadi.
Melihat hal tersebut, kini Proyek Rekonstruksi Jalan Lematang – Bandar Lampung tersebut menuai kritikan dari warga Desa setempat.
“Coba lihat ini, belum seminggu selesai dan jalan belum dilewati ini Betonnya uda retak dan patah. Kalau seperti ini hasil pekerjaannya gimana jalan mau awet sampai tahunan, ” tegas warga setempat yang enggan menyebutkan namanya kepada Bongkar Post Minggu (16/11/2025).
“Coba lihat sendiri Bang, itu keretakannya terlihat memanjang hingga tembus kebawah. Ini mah bukan retak lagi, tapi betonnya patah, ” Imbuhnya sambil menunjuk kebagian beton yang retak
Dari pantau Media, terlihat ada beberapa titik dibagian Rabat Betonnya yang retak dan ada sebagian yang tembus kebagian dasar Rabat.
“Ini Bupati Lampung Selatan harus bertindak tegas. Karena kami warga disini bertahun – tahun sangat mengharapkan Jalan ini dibangun. Eh, sekalinya dibangun, belum dilewati uda rusak, retak dan patah. Gimana ini Kontraktornya. Pak Bupati harus tindak tegas, “harap warga.
Sementara itu, hingga saat ini belum ada penjelasan dari pihak Kontraktor CV. WILBY PRIMA PERKASA maupun dari Dinas PUPR Lampung Selatan terkait pekerjaan tersebut. (fir)







