Pangdam II/Sriwijaya Resmikan Masjid Baitul Falah Yonif TP 895/Kujur Cakti
Bongkarpost.co.id, Muara Enim, Sumatera Selatan – Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Ujang Darwis, M.D.A., meresmikan Masjid Baitul Falah sekaligus melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan masjid di lingkungan Batalyon Infanteri TP 895/Kujur Cakti, Karang Endah, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Rabu (4/11/2026), sekitar pukul 09.00 WIB.

Agenda tersebut merupakan bagian dari kunjungan kerja Pangdam II/Sriwijaya dalam rangka memperkuat pembinaan satuan, khususnya dalam membangun karakter prajurit yang profesional, berdisiplin, serta memiliki landasan keimanan dan ketakwaan yang kuat.
Kedatangan Pangdam disambut Wakil Komandan Yonif TP 895/Kujur Cakti Mayor Inf I Putu Agus Darmawan Putra, mewakili Danyonif Letkol Inf Mas Agung Abdi Negoro, S.E., M.M. Turut hadir para Asisten Kasdam Kodam II/Swj, Wali Kota Prabumulih, Dandim 0404/Muara Enim Letkol Inf Sahid Winagiri, S.Hub.Int., M.M., Kapolres serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 5 Yonif TP 895/Kujur Cakti, unsur Forkopimda dan Forkopimcam, serta para perwira, Bintara dan Tamtama Yonif TP 895/Kujur Cakti.
Dalam momentum peresmian Masjid Baitul Falah dan peletakan batu pertama pembangunan masjid di lingkungan Yonif TP 895/Kujur Cakti, Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Ujang Darwis, M.D.A., menekankan bahwa keberadaan sarana ibadah memiliki arti penting dalam membentuk karakter dan kepribadian prajurit TNI AD.
Pangdam memandang bahwa prajurit yang tangguh bukan hanya dituntut memiliki kemampuan fisik, keterampilan, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, tetapi juga harus memiliki keimanan, ketakwaan, serta integritas moral yang kuat.
Masjid hendaknya dimanfaatkan secara optimal sebagai pusat kegiatan keagamaan, pembinaan rohani, dan pembentukan karakter. Melalui kegiatan ibadah dan pembinaan spiritual yang berkesinambungan, diharapkan setiap prajurit semakin memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama.
Pangdam juga menekankan pentingnya menjaga dan merawat fasilitas ibadah yang telah dibangun agar memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi prajurit dan keluarga besar satuan, tetapi juga masyarakat di lingkungan sekitar.
Dengan demikian, keberadaan Masjid Baitul Falah diharapkan menjadi sumber kekuatan moral dan spiritual dalam mendukung pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pangdam juga menegas, Pembangunan kekuatan TNI AD harus berjalan secara menyeluruh. Kesiapan fisik, kemampuan profesional, soliditas satuan, serta keteguhan iman dan moral merupakan unsur penting dalam membentuk prajurit yang tangguh, berkarakter, dan senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai luhur Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.(td)






