Mesuji Selalu di Hati Mirza 

Mesuji Selalu di Hati Mirza 

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Bandar Lampung

Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.

Saat berkunjung ke Kabupaten Mesuji, yang dikenal dengan sebutan “Bumi Ragab Begawe Caram”, pada November 2025 lalu, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan apresiasinya kepada Bupati Mesuji, Elfianah dalam memperjuangkan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Mesuji.

Gubernur optimis, Kabupaten Mesuji mampu mengejar ketertinggalan dan menjadi wilayah dengan percepatan perkembangan yang signifikan.

“Mesuji sudah capek tertinggal, sudah capek dinomor duakan. Insyaallah, Mesuji akan selalu ada di hati saya untuk kita majukan,” ucap orang nomor satu di Provinsi Lampung ini.

 

Dukungan Pemprov 

Dia juga menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai program strategis di Mesuji, diantaranya penyediaan dryer untuk mengeringkan hasil panen padi guna meningkatkan keuntungan petani.

Ia menjelaskan, selama ini petani mengeringkan gabah dengan menjemur di bawah sinar matahari hingga tiga hari, bahkan seminggu saat hujan. Dengan adanya dryer, proses pengeringan dapat dilakukan hanya dalam waktu 18 jam dan keuntungan petani bisa meningkat sekitar Rp16 juta per 20 ton gabah.

Dukungan lainnya, dengan menghadirkan fasilitas pabrik pupuk organik cair dengan kemampuan mencukupi kebutuhan lahan hingga 800 hektare serta berpotensi meningkatkan produktivitas hingga 15–20 persen. Dengan peningkatan tersebut, hasil panen padi yang biasanya lima ton per hektare dapat naik menjadi enam hingga tujuh ton per hektare.

“Pupuk selama ini kita beli mahal, ternyata kita bisa buat sendiri. Hasil panen yang biasanya dijual mentah, ke depan harus menjadi produk bernilai tambah di desa,” ungkapnya.

Gubernur juga melihat inovasi anak muda desa yang telah mengikuti pelatihan vokasi dimana mereka mulai mampu memodifikasi traktor khusus lahan rawa dan tengah menyiapkan produk beras premium dengan merek Beras Makmur buatan Desa Sidang Kurnia Agung.

Menurutnya, upaya hilirisasi dan kemandirian desa merupakan arah kebijakan pembangunan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten.

“Kemajuan itu bukan hanya ada di kota. Fondasi kemajuan Indonesia harus dimulai dari desa,” tegasnya.

“Semua program akan berjalan efektif apabila desa memiliki pemimpin yang bersemangat,” imbuhnya.

Upaya tersebut menjadi penegas komitmen Pemerintah Provinsi Lampung untuk memperkuat pembangunan desa sebagai fondasi utama kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

 

Infrastruktur

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) telah merampungkan pembangunan ruas jalan Brabasan–Wiralaga di Kabupaten Mesuji. Penyelesaiannya ditandai dengan serah terima sementara atau Provisional Hand Over (PHO) dari pihak rekanan kepada BMBK Lampung.

Ruas jalan Brabasan – Wiralaga, bukan sekadar penghubung antar wilayah, melainkan jalur vital bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari hasil perkebunan dan perikanan.

Di sepanjang ruas ini, terdapat perkebunan sawit milik warga hingga perusahaan, serta tambak ikan yang menjadi sumber mata pencaharian utama. Dengan jalan yang sudah diperbaiki, masyarakat jauh lebih mudah membawa hasil panen ke pasar maupun gudang penampungan.

Pekerjaan jalan, dikerjakan dengan konstruksi rigid beton sepanjang 1.650 meter dengan lebar 6 meter. Talut di sisi kanan dan kiri selebar masing-masing 1 meter juga dibangun untuk memperkuat badan jalan. Pembangunan ini baru tahap awal dan akan dilanjutkan kembali agar konektivitas antarwilayah di Mesuji semakin baik.

 

Penghargaan

Diketahui, pada tahun 2025 lalu, Pemerintah Kabupaten Mesuji meraih penghargaan Innovative Government Award (IGA), untuk kali ketiga, secara berturut-turut, sejak tahun 2023. Penghargaan ini diberikan atas inovasi daerah yang telah diimplementasikan, seperti ‘Mesuji Sehat dan Cepat’, ‘Tani Pintar Mesuji’, dan ‘Jalur Adil Mesuji’.

Sejumlah Inovasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempermudah akses layanan kesehatan dan administrasi, serta memantau distribusi bantuan sosial agar lebih tepat sasaran.

Mesuji, meraih penghargaan bergengsi ini, bersama Kota Bandar Lampung, Pringsewu, dan Lampung Utara. (tk/dbs)

Pos terkait