Lampung Tolak Jokowi: Meme Viral di Media Sosial Picu Polemik Jelang Kunjungan Mantan Presiden
Bongkar Post | Bandar Lampung – Sebuah unggahan meme di platform Threads yang bertuliskan “Lampung Tolak Jokowi” menjadi viral dalam waktu singkat. Unggahan tersebut, yang diposting oleh akun @deddydwawahyu, memuat ajakan penolakan terhadap kedatangan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Lampung yang dijadwalkan pada 26-28 Juni 2026, sekaligus menyinggung polemik keaslian ijazah pendidikannya.
Unggahan tersebut dilengkapi dengan gambar bergaya poster demonstrasi berwarna merah dominan, menampilkan ilustrasi Jokowi yang memegang dokumen berlabel “IJAZAH” dengan tanda tanya dan gembok, serta tagline “Tuntaskan dulu kasus Ijazah mu”. Di bagian bawah terdapat tulisan “Rakyat Lampung Menuntut Keadilan dan Keadilan”. Meme ini dengan cepat menyebar di media sosial, memicu diskusi dan reaksi beragam di kalangan netizen.
Menurut informasi yang beredar, kunjungan Jokowi ke Lampung merupakan bagian dari safari politik ke berbagai provinsi. Agenda mencakup pertemuan dengan tokoh adat, pelaku UMKM, silaturahmi masyarakat, hingga mengikuti kirab budaya dengan mengenakan pakaian adat Lampung dan menerima gelar adat dari beberapa kerajaan setempat. Provinsi Lampung dipilih sebagai tujuan pertama dalam rangkaian kunjungan tersebut.
Polemik ijazah Jokowi yang disinggung dalam meme tersebut merupakan isu lama yang kembali mencuat. Kasus ini melibatkan dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Jokowi ke kepolisian, dengan beberapa pihak telah ditetapkan sebagai tersangka, termasuk Roy Suryo. Hingga saat ini, proses hukum masih berjalan, dan tuntutan untuk membuktikan keaslian dokumen pendidikan tersebut terus disuarakan oleh sebagian kelompok masyarakat.
Pihak penyelenggara kunjungan dan pendukung Jokowi menekankan bahwa kedatangan tersebut merupakan respons terhadap undangan masyarakat Lampung yang merindukan sosok mantan presiden, terutama mengingat kontribusi pembangunan infrastruktur selama masa kepemimpinannya di daerah tersebut. Namun, unggahan viral tersebut mencerminkan adanya segmen masyarakat yang tetap kritis dan menuntut penyelesaian isu hukum terlebih dahulu sebelum kunjungan politik dilakukan.
Kepolisian dan pemerintah daerah setempat diperkirakan akan meningkatkan pengamanan menyusul potensi demonstrasi atau aksi penolakan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Jokowi maupun pihak penyelenggara kunjungan terkait meme viral tersebut.
###Reaksi Beragam Masyarakat
Beberapa warga dan akun media sosial mendukung narasi penolakan, sementara kelompok lain menilai kunjungan tersebut sebagai kesempatan membangun silaturahmi dan mendorong pembangunan daerah. Situasi ini menunjukkan polarisasi opini publik yang masih mewarnai diskusi politik nasional pasca-pemilu.
Sebagai media yang mengedepankan prinsip jurnalistik, kami mengimbau masyarakat untuk mengandalkan fakta dan menunggu perkembangan resmi dari proses hukum terkait polemik ijazah, serta menjaga ketertiban selama kunjungan berlangsung.
*Sumber: Kompilasi pemberitaan dari berbagai media nasional dan unggahan media sosial yang diverifikasi (per 26 Juni 2026).







