Bongkarpost.co.id (Pesawaran) – Komunitas Kejar Mimpi Lampung menggelar volunteering day dengan memberikan pelatihan pembuatan Ecobric kepada siswa/i di SMK Pelita Gedong Tataan, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.
Pelatihan pembuatan Ecobric merupakan praktik langsung dari salah satu materi yang diberikan dalam kegiatan tersebut.
Ecobric merupakan salah satu kerajinan dari olahan sampah yang dilakukan dengan cara mengumpulkan botol mineral dan sampah plastik guna meminimalisir banyaknya sampah di lingkungan sekitar.
Hal tersebut disampaikan Founder World Clean up Day (WCD) Lampung, Theo Prasetio saat diwawancarai wartawan Bongkar Post.
Dirinya mengatakan, kerajinan tersebut merupakan salah satu bukti nyata kepedulian kita selaku pemuda/i dalam menjaga lingkungan sekitar.
“Karena memang tidak terlalu sulit dan mudah mendapatkannya, terlebih jika di buat dengan baik dan berkualitas, tentu memiliki harga jual,” ujarnya, Jumat (26/08/2022).
Dijelaskan, Kerajinan ecobric tidak hanya ada di Provinsi Lampung melainkan juga di beberapa Provinsi lainnya di Indonesia.
“Contohnya seperti di Bali, mereka menggunakan kerajinan ecobric ini sebagai pondasi bangunan rumah mereka. Artinya kerajinan ecobric ini bisa digunakan sebagai pengganti batu-bata,” jelasnya.
Tak habis disitu, Theo juga menuturkan, Komunitas WCD Lampung ini merupakan bagian dari seluruh komunitas WCD, baik yang berada di dalam maupun luar negeri.
“Jadi kita tidak hanya di Provinsi Lampung atau di Negara Republik Indonesia saja, melainkan juga ada di beberapa negara tetangga,” tuturnya.
Lebih lanjut, dirinya mengaku senang dan bangga bisa dijadikan partner kolaborasi pada kegiatan Volunteering Day yang digelar oleh Kejar Mimpi Lampung.
“Kegiatan ini sangat bagus dan positif, semoga bisa terus ditingkatkan dan disebarluaskan kebermanfaatannya,” kata dia.
Sementara itu, Leader Kejar Mimpi Lampung, Suhaimi mengatakan kegiatan Volunteering Day ini merupakan rangkaian dari event Festival Kejar Mimpi yang digagas oleh Kejar Mimpi pusat dan dilaksanakan di seluruh komunitas cabang se Indonesia.
“Kita ada di 35 titik, salah satunya di Provinsi Lampung yang berinteraksi di Kota Bandar Lampung,” katanya.
“Sementara untuk kegiatan yang sudah berlangsung ada IG Challenge Generasi Berdaya, Community Competition, sementara untuk hari ini yakni kegiatan Volunteering Day, dan besok kegiatan puncaknya yakni Talkshow dan Networking, yang akan digelar secara Hybrid di DIY Jogyakarta,” pungkasnya.
(Akbar)







