Kominfo Bandar Lampung Disorot: Administrasi Mandek, Tata Kelola Dinilai Bermasalah

Kominfo Bandar Lampung Disorot: Administrasi Mandek, Tata Kelola Dinilai Bermasalah

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Bandar Lampung

Kinerja Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bandar Lampung kembali menjadi perhatian publik.

Sejumlah persoalan muncul ke permukaan, terutama terkait lambatnya proses administrasi dan dugaan carut-marut tata kelola internal.

Keluhan paling banyak datang dari media lokal yang selama ini menjadi mitra pemerintah daerah.

Mereka menilai proses pada sistem Inaproc platform pengadaan serta administrasi kerja sama media berjalan sangat lamban dan tidak memberikan kepastian.

Kondisi tersebut membuat alur kerja media terganggu meski seluruh persyaratan telah dipenuhi.

Seorang perwakilan media yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan kebingungan atas macetnya proses tersebut.

“Kami sudah tertib mengikuti semua tahapan, dokumen lengkap, persyaratan dipenuhi. Tapi tetap saja mandek. Tidak ada kejelasan kenapa bisa seperti ini,” ujarnya, Jumat (5/1102025).

Sumber lainnya bahkan menilai tata kelola di dalam tubuh Kominfo Kota Bandar Lampung jauh dari kata profesional.

Ia menilai instansi yang mengurusi pengelolaan informasi seharusnya menjadi contoh, bukan justru memunculkan problem baru.

“Kalau manajemennya seperti ini, bagaimana publik bisa percaya? Dinas Kominfo itu wajah informasi pemerintah, tapi yang terjadi justru amburadul,” tegasnya.

Dugaan adanya persoalan internal di lingkungan Kominfo juga disebut menjadi pemicu tersendatnya berbagai proses administrasi yang seharusnya bisa berjalan normal.

Kondisi ini dinilai berpotensi menghambat hubungan kerja dan pelayanan yang berkaitan dengan media.

Sorotan terhadap dinas tersebut semakin kuat setelah temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait jumlah media dalam laporan keuangan pemerintah daerah.

Temuan ini memunculkan pertanyaan publik mengenai proses verifikasi media, mekanisme pengawasan, serta sejauh mana tata kelola internal diterapkan.

Situasi yang berkembang membuat banyak pihak menilai perlunya langkah transparan dari Dinas Kominfo. Publik menunggu penjelasan resmi untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan apa langkah perbaikan yang akan diambil.

(Sampai berita ini ditayangkan, belum ada jawaban atau klarifikasi dari Kadiskominfo Bandarlampung).

 

Pos terkait