Kodim 0412/LU Bangun Sumur Bor untuk Penuhi Kebutuhan Air Bersih 20 Kepala Keluarga
Bongkar Post, Bukit Kemuning — Air bersih bukan sekedar kebutuhan, tetapi merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Menyadari hal tersebut, jajaran Kodim 0412/LU melalui Babinsa Koramil 412-03/BK menunjukkan kepedulian dan pengabdian nyata dengan membantu pembangunan sumur bor bagi masyarakat di Dusun 2 RT 2 Gang Kenanga, Desa Tanjung Waras, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara. Minggu (23/08/2026).
Pembangunan sumur bor tersebut merupakan salah satu wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih.
Tidak hanya menjalankan tugas pembinaan wilayah, Babinsa Serda Rasbudiyono juga hadir dan terlibat langsung bersama masyarakat dalam proses pembangunan sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Sumur bor yang dibangun di Dusun 2, RT 2, Gang Kenanga, Desa Tanjung Waras tersebut nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi sekitar 20 kepala keluarga di lingkungan setempat.
Dalam prosesnya, pengeboran telah mencapai kedalaman sekitar 35 meter dengan progres pekerjaan mencapai 100 persen. Pada tahap selanjutnya, dilaksanakan pengecoran tiang tower dan lantai sumur bor.
Proses pengeboran tidak selalu berjalan mudah. Kondisi medan yang didominasi lapisan tanah dan bebatuan keras menjadi tantangan tersendiri bagi para pekerja. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat Babinsa bersama tenaga pengebor untuk terus bekerja hingga sumber air yang diharapkan dapat ditemukan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Babinsa Koramil 412-03/Bukit Kemuning, Serda Rasbudiyono, menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat sekaligus upaya membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga.
“Dengan kerja keras, kebersamaan dan dukungan seluruh pihak, pembangunan sumur bor ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Terkadang, pengabdian dimulai dari sesuatu yang sederhana, membantu menemukan setetes air yang kelak menjadi sumber kehidupan bagi banyak keluarga,” tutur Serda Rasbudiyono.
Kehadiran Babinsa dalam pembangunan tersebut menjadi gambaran bahwa tugas seorang aparat teritorial bukan hanya berada di balik meja, tetapi juga turun langsung ke lapangan, mendengar kebutuhan masyarakat dan ikut bekerja bersama warga.
Pembangunan sumur bor ini menjadi potret sederhana namun bermakna tentang pengabdian. Dari sebuah kebutuhan dasar berupa air bersih, tumbuh harapan agar kehidupan masyarakat menjadi lebih mudah, sehat dan sejahtera.
(Anton)







