Klarifikasi, Kepsek Preni: Soal Pakaian Seragam Jangan Diberitakan

Bandar Lampung, BP
Preni Reliyanti. M.Pd, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Merbau Mataram Lampung Selatan mengklarifikasi terkait adanya informasi dari sejumlah walimurid mengenai pungutan untuk pembuatan empat (4) stel pakaian seragam dengan harga Rp825.000 persiswa yang diduga tidak sesuai spesipikasinya.

Klarifikasi itu, disampaikan langsung oleh Preni ke redaksi Bongkar Post, Senin (4/1) malam sekitar pukul 21.20 Wib, didampingi salah seorang kerabatnya yang disebut-sebut Preni adalah ‘wak-nya’ yang menunggu didalam kendaraan Panther warma biru.

Bacaan Lainnya

“Maaf pak saya datang kesini untuk bersilahturahmi dan sekaligus meminta agar persoalan pakaian seragam siswa itu tidak diberitakan. Kalau mau diberitakan ya berita yang bagus saja. Tentang program sekolah misalnya. Tapi, nanti kalau siswa sudah pada kumpul masuk sekolah,” kata Preni.

Setelah menyampaikan klarifikasi, kemudian Preni bergegas izin pulang, dan beliau sempat meninggalkan apmlop warna putih. Tapi, redaksi memaksa menolak agar amplop tersebut dibawa saja.

Selanjutnya, Preni bergegas keluar kantor Bongkar Post, dan ternyata di luar terdapat sejumlah orang yang diduga anak dan kerabat Preni yang sempat bersitegang dengan salah seorang rekan Bongkar Post.

Meski sempat terjadi cekcok mulut dihalaman kantor Bongkar Post, namun Preni yang sudah berada di dalam kendaraan turun dan menyuruh kerabatnya untuk meninggalkan lokasi. (red)

Pos terkait