Keluarga Besar Ranting NU Pekon Bandung Baru gelar pengajian dan santunan anak yatim
Bongkar Post, Pringsewu
Keluarga besar Nahdlatul Ulama ( NU) Ranting Bandung Baru Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu menggelar pengajian umum dalam rangka Merayakan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, kegiatan dipusatkan di Mushola Al- Jihad Dusun 01 Pekon setempat.

Dalam kegiatan pengajian umum tersebut menghadirkan penceramah KH.Agus Kholik dari Gadingrejo juga di gelar santunan anak yatim dan kaum dhuafa,” ada 46 anak yatim dan 10 orang kaum dhuafa yang kita berikan santunan,” ucap junaidi Abas ketua ranting NU Pekon Bandung Baru kepada Bongkar post co.id, Sabtu ( 27/6/2026).
Dia mengatakan kegiatan pengajian umum sekaligus santunan anak yatim dan kaum dhuafa merupakan agenda rutin setiap tahun yang digelar oleh keluarga besar NU Ranting Pekon Bandungbaru yang dilaksanakan di Mushola dan masjid yang ada dipekon Bandungbaru,” ini yang ke 15 pada tahun 2026 ,” jelas junaidi.
Ketua Ranting NU Pekon Bandung Baru itu juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak dan juga kepada jajaran panitia pelaksana atas terlaksananya pengajian dan santunan anak yatim dan dhuafa dengan lancar dan sukses.
Dalam kesempatan itu dia juga mengajak kepada semua elemen masyarakat dapat mewujudkan agar Pekon Bandung Baru bisa menjadi kampung santri,” tentunya dengan memenuhi kriteria- kriteria untuk menjadi kampung santri,” ajak Ketua ranting NU Pekon Bandung Baru tersebut.
Sementara Ketua MWC NU Kecamatan Adiluwih, H.Muhamad Azis , memberikan apresiasi kepada pengurus ranting NU Bandungbaru dan jajarannya serta panitia pelaksana atas terselenggaranya kegiatan pengajian dan santunan anak yatim dan kaum dhuafa dengan sukses , “selain itu M.azis juga menyampaikan untuk pengajian tingkat kecermatan akan digelar pada bulan Juli mendatang dan tempatnya dipekon Waringinsari Timur, ” ujarnya.
Dalam kesempatan itu juga ketua MWC NU Kecamatan Adiluwih, M.Azis mengatakan dari 13 ranting NU yang ada di kecamatan Adiluwih hanya ranting NU Bandungbaru yang mempunyai badan usaha dan punya kendaraan R4 yaitu mobil siaga dan kendaraan R2 ,” ini bisa menjadi contoh untuk pengurus Ranting NU yang lainnya,” terangnya.
Sementara Kepala Pekon Bandungbaru, Slamet Riyadi dalam sambutnya mengajak dan berfalsafah bahwa hidup ini seperti akar pohon dalam hidup dan bertingkah laku dalam sehari-hari yang mengajarkan kita tentang pentingnya fondasi yang kokoh, ketekunan dan keikhlasan, layaknya akar yang menopang pohon,” agar tidak tumbang, prinsip ini memandu manusia untuk menjalani hidup dengan nilai-nilai moral yang kuat, meski tidak selalu terlihat oleh orang lain.,” pungkasnya.
Dalam acara tersebut juga turut diserahkan satu unit sepeda motor dari pengurus Ranting NU Pekon Bandung Baru kepada pengurus Lazisnu ranting Pekon Bandung Baru sebagai kendaraan operasional. (Jon).







