Kades Kebon Dalam, Sailin, Diduga Menghilangkan Dana Guru Ngaji

Kades Kebon Dalam, Sailin, Diduga Menghilangkan Dana Guru Ngaji

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post, Lampung Utara, 11 Maret 2026 – Guru ngaji di Desa Kebon Dalam, Lampung Utara, mengeluhkan tidak menerima dana insentif dari Kades Sailin. Ibu Sriyati dan Ibu Maliana, dua guru ngaji, menyatakan bahwa mereka tidak pernah menerima bantuan dari desa sejak Kades Sailin menjabat, padahal kades sebelumnya selalu memberikan bantuan.

“Selama ini kami selalu dapat bantuan, tapi sejak pak Sailin jadi kades, tidak ada lagi,” kata Ibu Sriyati dengan nada kekecewaan. “Kami sangat membutuhkan dana ini untuk kegiatan ngaji anak-anak desa.”

Guru-guru ngaji ini mempertanyakan apakah dana untuk mereka memang tidak dianggarkan atau sengaja dialihkan. Saat hendak dikonfirmasi, Kades Sailin tidak ada di tempat dan rumahnya selalu tertutup. Ini menimbulkan kecurigaan bahwa dana tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi.

Masyarakat Desa Kebon Dalam menuntut agar pihak kecamatan dan kabupaten Lampung Utara segera menginvestigasi kasus ini. “Kami ingin kejelasan, apakah dana guru ngaji memang tidak ada atau ada tapi tidak diberikan,” kata salah satu warga desa.

Dana guru ngaji adalah hak mereka yang harus dihormati. Jangan biarkan korupsi menghancurkan pendidikan agama di desa! (Anton)

Pos terkait