Hangatnya Cengkrama di Samping Pohon: Ketika Anggota TMMD dan Warga Duduk Bersama Membahas Hasil Keringat Bersama
Bongkar Post, LAMPUNG UTARA — Sebatang pohon nangka samping rumah di RT 001/RW 003 Desa Baru Raharja, Kecamatan Sungkai Utara, tawa renyah dan obrolan hangat memecah kesunyian siang itu. Tanpa sekat dan canggung, prajurit TNI yang terlibat dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0412/LU duduk di kursi bersama warga setempat.
Kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) sederhana ini menjadi gambaran nyata betapa manisnya kemanunggalan TNI dan rakyat. Dalam momen santai tersebut, Prada Namoko, Prada Ikhsan, dan Prada Alidin berdialog akrab dengan tokoh serta warga desa, yakni Bapak Khusdi, Bapak Anto, dan Bapak Karno.
Bukan sekadar formalitas, Komsos hari itu menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah melepas lelah setelah seharian membanting tulang membangun desa.
Saling sapa, saling evaluasi, di tengah obrolan khas pedesaan, fokus perbincangan tertuju pada perkembangan hasil kerja keras mereka. Raut wajah bahagia tidak bisa disembunyikan baik dari para prajurit maupun warga ketika membahas progres pembangunan TMMD yang kini sudah menembus diatas angka 40%. Jum’at (24/07/2026) petang.
Warga dan anggota TNI saling bertukar cerita tentang perjalanan fisik proyek dari hari pertama hingga saat ini, Senyum Sumur Bor, Cerita kegembiraan warga saat sumur bor yang dinantikan warga, kini sudah mengalir dan siap untuk didistribusikan.
Kebanggaan bersama melihat Program (RLH) yang kini mulai tampak berdiri kokoh sebelum pemasangan slop atas, kuda-kuda hingga atap, kini tinggal menyisakan sentuhan tangan dingin anggota satgas dan warga yang berbaur memplester dinding.
“Kuncinya cuma satu, Pak: gotong royong. Kalau TNI dan warga sudah menyatu seperti ini, pekerjaan seberat apa pun rasanya jadi ringan dan cepat selesai,” nyelah salah satu prajurit di tengah perbincangannya.”
Bagi Bapak Khusdi, hadirnya para prajurit di desa mereka bukan cuma membawa perkakas material bangunan, melainkan menghadirkan hangatnya rasa kekeluargaan dan keberkahan. Dari sinilah warga menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dedikasi TNI yang tak kenal lelah membantu meningkatkan kualitas hidup mereka.
Lewat interaksi yang jujur dan penuh empati di TMMD Ke-129 ini, TNI Angkatan Darat membuktikan bahwa kemanunggalan bukan sekadar slogan. Ia tumbuh dari obrolan-obrolan kecil, tetesan keringat bersama, dan rasa saling percaya antara prajurit dan masyarakat dari pekarangan-karangan rumah warga.(Anton)







