Gotong Royong Pasca-Aksi: TNI-Polri dan Masyarakat Sterilkan 4,5 Ton Sampah di Bundaran HI

Gotong Royong Pasca-Aksi: TNI-Polri dan Masyarakat Sterilkan 4,5 Ton Sampah di Bundaran HI

 

Bacaan Lainnya

Bongkar Post | JAKARTA – Arus lalu lintas di sepanjang Jalan M.H. Thamrin hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI) kembali normal, bersih, dan tertata rapi pada Sabtu pagi (13/6/2026).

Kondisi tersebut terwujud berkat aksi cepat tanggap personel gabungan TNI-Polri yang bersama dinas terkait dan elemen masyarakat melakukan kerja bakti membersihkan sisa-sisa sampah di lokasi berkumpulnya massa aksi.

Pembersihan dilakukan setelah massa aliansi mahasiswa membubarkan diri secara tertib pada Jumat malam (12/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono. Ratusan personel kepolisian bersama unsur TNI dari Kodam Jaya menyisir area jalan utama, pembatas jalan, hingga trotoar untuk memastikan kawasan kembali bersih.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, total sampah yang berhasil diangkut dari kawasan tersebut mencapai 4,5 ton. Sampah didominasi oleh botol plastik, kardus, spanduk bekas, serta sisa logistik yang tersebar di sepanjang jalur protokol. Untuk mempercepat proses pembersihan, sebanyak lima armada truk sampah dikerahkan guna mengangkut limbah tersebut ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang.

Selain aparat, sejumlah warga sekitar dan komunitas pecinta lingkungan juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka terlihat membantu menyapu dan membersihkan badan jalan, menciptakan suasana gotong royong yang menyejukkan pasca-unjuk rasa.

“Aksi korve atau bersih-bersih ini merupakan bagian dari tanggung jawab pelayanan kami untuk mengembalikan fungsi jalan publik agar kembali steril, aman, dan nyaman digunakan oleh masyarakat dalam beraktivitas,” ujar Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono di sela-sela kegiatan pembersihan di kawasan Thamrin.

Langkah cepat yang dilakukan aparat keamanan bersama masyarakat mendapat respons positif dari para pengguna jalan dan pekerja di sekitar Bundaran HI. Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa penyampaian aspirasi dalam ruang demokrasi dapat berjalan beriringan dengan komitmen menjaga kebersihan serta kenyamanan ruang publik.

(Rusmin)

Pos terkait