Api Melahap Lahan PT Garuntang, Empat Unit Damkar Dikerahkan hingga Isu Penampungan Solar Ilegal Dibantah Lurah
Bongkar Post, BANDAR LAMPUNG – Kebakaran melanda lahan milik PT Garuntang pada Rabu (21/10/2026) siang. Api yang diduga bermula dari rumput kering tersebut sempat membakar area lahan yang di sekitar lokasinya terdapat tumpukan ban bekas mobil.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 14.00 WIB.
Pelaksana Tugas (Plt.) Lurah Garuntang, Rohendi, mengatakan kebakaran diduga bermula dari rumput kering yang mudah terbakar. Kondisi di sekitar lokasi yang terdapat banyak ban bekas mobil turut menjadi perhatian dalam peristiwa tersebut.
“Awalnya dari rumput kering. Di sekitar lokasi juga banyak ban-ban bekas mobil,” ujar Rohendi saat memberikan keterangan terkait kebakaran tersebut.
Hingga berita ini ditulis, identitas pemilik lahan belum diketahui secara pasti. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai luas lahan yang terdampak maupun total kerugian akibat peristiwa tersebut.
Di tengah kejadian itu, muncul isu yang mengaitkan lokasi lahan dengan dugaan aktivitas penampungan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar ilegal.
Menanggapi isu tersebut, Rohendi membantah adanya dugaan penampungan solar ilegal di lokasi kebakaran. Ia menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi merupakan kebakaran lahan.
“Enggak ada, itu murni kebakaran lahan saja,” tegasnya.
Meski api telah berhasil dipadamkan, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan kepastian lebih lanjut dari pihak berwenang. Demikian pula, dugaan aktivitas ilegal yang beredar di tengah masyarakat belum dapat dinyatakan sebagai fakta tanpa adanya bukti dan keterangan resmi dari instansi terkait.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena kebakaran terjadi di area yang memiliki material mudah terbakar. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya saat kondisi lahan dipenuhi rumput kering dan benda-benda yang mudah tersulut api.(dik)






