Dorong Eliminasi TBC 2030, Wamenkes–Wamendagri Tinjau Layanan di Puskesmas Way Halim
Bongkar Post, Bandar Lampung
Upaya percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC) terus didorong pemerintah pusat hingga ke level layanan dasar. Hal itu terlihat dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus ke Puskesmas Rawat Inap Way Halim 2, Senin (14/4/2026).
Dalam agenda tersebut, rombongan juga didampingi Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, serta jajaran OPD setempat.
Berbeda dari pendekatan sebelumnya, pemerintah kini mengubah strategi penanggulangan TBC secara lebih agresif. Jika dulu menunggu pasien datang ke fasilitas kesehatan, kini petugas justru aktif menelusuri sumber penularan hingga ke lingkungan keluarga.
“Pendekatan kita sekarang aktif. Tidak lagi menunggu, tapi mendatangi langsung sumber penularan. Semua kontak erat harus diperiksa 100 persen,” tegas Benjamin.
Ia menambahkan, pengobatan TBC saat ini sudah semakin efektif, bahkan untuk kasus yang resisten terhadap obat.
“Pengobatan TBC sekarang lebih cepat, termasuk untuk yang resisten obat. Target kita eliminasi 2030, dan ini dilakukan secara masif,” ujarnya.
Selain pengobatan, aspek pencegahan juga menjadi sorotan utama. Pemerintah menilai perbaikan sanitasi dan deteksi dini menjadi kunci dalam menekan angka penyebaran yang masih tinggi.
Di sisi lain, Benjamin mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap TBC sebagai penyakit yang mematikan tanpa harapan.
“TBC bisa sembuh total. Syaratnya satu, patuh minum obat sampai tuntas. Jangan berhenti di tengah jalan,” katanya.
Ia memastikan seluruh layanan pengobatan TBC tersedia gratis melalui fasilitas kesehatan pemerintah, termasuk puskesmas.
Program nasional penanggulangan TBC pun dipacu lebih ketat. Pemerintah menargetkan setiap provinsi mampu menemukan sedikitnya 90 persen dari estimasi kasus setiap tahun.
Kunjungan ini sekaligus menjadi evaluasi langsung kesiapan daerah dalam menjalankan program prioritas nasional di bidang kesehatan, khususnya dalam menekan laju penyebaran TBC di wilayah perkotaan seperti Bandar Lampung.(Jim/*)







