Metro, BP
Kurang maksimalnya hasil pekerjaan pada peningkatan Jalan Raya Stadion Tejosari, Metro Timur dikeluhkan warga setempat. Pasalnya, hasil pembangunan jalan tersebut kurang lebih sepanjang 800 meter kurang baik dan sangat bergelombang dan tidak rata.Ada dugaan dalam pekerjaan peningkatan jalan tersebut kurang diawasi dan di monitoring oleh Dinas PUPR Kota Metro, Rabu (28/10/2020).
Hal tersebut diungkapkan, Fredy Gandi (45) warga Tejosari Metro Timur. Dia menilai, jika hasil peningkatan Jalan Raya Stadion Tejosari kurang maksimal dan disinyalir minimnya pengawasan dari Dinas terkait.
“Kami duga peningkatan jalan disini banyak kekurangan, terlihat ketebalannya kurang dari 5 cm. Kebetulan didepan rumah saya ini papan proyek tidak ada, jalan pun bergelombang dan tidak rata, yang pasti jalan ini kurang baik. Ketika pekerjaan ini diperiksa oleh pihak Dinas PUPR Kota Metro saya juga tidak melihat. Harapan kita sebagai warga disini, pekerjaan peningkatan jalan hendaknya harus dicek dan diukur ulang oleh Dinas PUPR Kota Metro,” ungkap Fredy.
Selain itu, Wendy (48) salah satu warga Tejosari Metro Timur meminta, Dinas PUPR Kota Metro segera meninjau pekerjaaan tersebut.
“Pekerjaan peningkatan jalan ini sepertinya kurang mengutamakan mutu dan kualitas sehinga hasil dari pembangunan kurang maksimal. Berhubung kita juga tidak mengerti dibidang ini, tapi bisa dilihat bahwa hasilnya agak tipis. Peningkatan jalan ini tidak sesuai dengan standar ukuran jalan, diduga ada mark up anggaran dalam pekerjaan ini.Terlihat jelas jalan ini bergelombang dan tidak rata. Harapan saya Dinas PUPR Kota Metro turun melihat dan meninjau hasil pekerjaan peningkatan jalan ini,” jelas Wendy.
Mengingat anggaran yang dikeluarkan mencapai ratusan juta rupiah menggunakan APBD tahun 2020, maka tim media akan meminta penjelasan kepada PPK dan PPTK Dinas PUPR Kota Metro.(Tim)







