Diduga Bantuan Ternak Kambing Dijual Oleh Oknum Ketua Kelompok Tani Mekar Abadi

Lampung Timur, BP
Kelompok Tani Mekar Abadi, Desa Gunung Tiga, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur mendapatkan Bantuan berupa 39 ekor kambing pada tahun 2017 dari Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Timur. Hal itu yang diungkapkan oleh Sekertaris Poktan, Suardi kepada awak media malam Kamis dirumah kediaman Kepala Desa Gunung Tiga, Helmi. Rabu (20/1/2021).

Suardi menyampaikan, selain bantuan sumur bor yang dibangun pada tahun 2020 diatas tanah yang belum dihibahkan oleh Purwanto sebagai kelompok tani mekar Abadi, juga sudah sering mendapatkan bantuan dari dinas pertanian Kabupaten Lampung Timur, diantaranya mesin sedot air, mesin hand tractor, mesin perontok jagung dan mesin cacah pakan ternak.

Bacaan Lainnya

Anggota kelompok Tani Mekar Abadi, Samudi pun menambahkan, ada juga yang berupa ternak Kambing 39 ekor, yang 37 kambing betina dan 2 ekor kambing jantan, dan bantuan ini dari Dinas Peternakan Kabupaten Lampung Timur.

“Akan tetapi hewan ternak kambing milik anggota kelompok tani tersebut sudah dijual semua oleh Purwanto selaku ketua kelompok, yang anehnya lagi hasil dari penjualan kambing ternak kelompok tersebut sampai dengan sekarang ini, kami sebagai anggota tidak ada yang tahu kenapa kambing itu dijual dan dana hasil penjualan nya berapa dan dipergunakan untuk apa. Kami tidak tahu,” ungkap Samudi.

Selanjutnya Sastro, sebagai kepala dusun 05 Desa Gunang Tiga juga menyampaikan, pernah di beritau kalu ada bantuan dari dinas pertanian maupun dari Dinas Peternakan.

“Akan tapi saya tau, dari berita yang beredar di fb dan medsos, kalau ada bantuan sumur bor dari Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Timur,” ungkap Sastro.

“Setiap akan ada pengajuan bantuan, kita di ajak musyawarah. Akan tetapi kalau masalah rialisasi jenis bantuan tersebut baik berupa dana atau pun barang kami sudah tidak tahu, apa lagi untuk pengerjaan bangunan, kita tidak pernah di libatkan sama sekali,” timpalnya.

Ditambahkan Sastro, kalau tidak salah masih ada juga bantuan sumur bor untuk kelompok tani yang dibangun berdekatan dengan kandang kambing dibelakang rumah Purwanto, mungkin juga tidak ada surat Hibah.

“Dan juga bantuan berupa uang Rp 50 juta, yang Rp30 juta berupa pupuk dan obat – obatan untuk keperluan dari kelompok tani, akan tetapi sudah berbentuk barang yang di belanjakan oleh pihak Dinas Pertanian Kabupaten Lampung Timur, kita hanya menerima barang kalau yang Rp = 20.000.000 untuk pembuatan kandang kambing kelompok tani Mekar Abadi, tutup Suardi.

Sampai berita ini di terbitkan, Ketua Kelompok Tani Mekar Abadi belum bisa memberikan tanggapan atas dugaan menjual ternak kambing bantuan kepada kelompok tani. Sambungan ditelpon seluler milik Purwanto sedang aktif tetapi tidak di anggkat. Kedepan tim media akan menggandeng LSM untuk melaporkan dugaan Mark up anggaran dan penggelapan kambing bantuan. (Fadli)

Pos terkait