Diduga Anggaran Rehabilitasi Ruang Perpustakaan SMAN 1 Metro Di Mark Up

  • Whatsapp

Metro, BP
Rehabilitasi ruang perpustakaan SMAN 1 Metro, Lampung yang menelan dana anggaran DAK tahun 2020 sebesar Rp.159.418.000.,- diduga di mark up. Pasalnya dari item – item yang dikerjakan untuk rehap gedung perpustakaan tersebut sangat sedikit.

Saat dilokasi, tim awak media ditemui Toto Laksono selaku guru olahraga dan guru piket. Dia menjelaskan beberapa item pekerjaan dalam rehap gedung perpustakaan tersebut.

Bacaan Lainnya

“Saya guru olahraga disini, rehap gedung perpustakaan ini setahu saya hanya mengganti plapon, genteng lama enggak turun hanya dicat ulang, serta teras depan lantai dan dinding pakai granit baru.Tapi kalau keramik lantai dalam ruangan tidak diganti. Kalau mengenai upah saya tidak tahu, karena saya enggak pernah diajak. Untuk lebih jelas tanya pak Lakon yang lebih tahu dan itu bukan wewenang saya. Hari ini pak Lakon tidak masuk sesuai jadwal “, jelas Toto, pada awak media,Selasa ( 6/10/20).

Pada kesempatan itu, Ari sebagai tukang bangunan mengungkapkan terkait upah dan tambahan item yang dikerjakan.

“Tukang yang bekerja tinggal tiga orang, kami dibayar harian Rp.100.000,- nantinya plapon diganti plapon PVC, dinding dan kusen dicat dan pintu ada yang diganti,” kata Ari.

Sementara itu, Ketua Komite SMAN 1 Metro, Firdaus saat dihubungi awak media via sambungan telpon mengatakan, bahwa telah mengetahui terkait rehap gedung perpustakaan tersebut.

“Itu kan ada panitia, kita sudah dapat laporan. Tapi kalau secara global segitu, tapi secara rinci saya lupa. Silahkan ke panitia pelaksana aja,” kata Firdaus. (Tim)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *