Damkarmat Lampung Selatan Terjunkan Unit Armada Bersihkan Abu Vulkanik
Bongkar Post, Lampung Selatan, K86– Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan kerahkan armadanya untuk penyiraman dan pembersihan abu vulkanik dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau di beberapa kecamatan yang ada di kabupaten setempat.
Penyiraman dan pembersihan jalan di mulai pagi Minggu, 6 September 2026 sekitar pukul 7.30 WIB dijalan seputaran Kota Kalianda. Selanjutnya pada siang hari, pembersihan jalan juga dilakukan disekitaran Pasar Bakauheni oleh Tim Posko Ketapang.
Selanjutnya, pembersihan disekitaran Pasar Sidomulyo juga dilakukan penyiraman guna meminimalisir dampak abu vulkanik. Selanjutnya, masih di hari Minggu, sekitar pukul 16.00 WIB juga dilakukan penyiraman di jalan menuju Pesisir Rajabasa yang dimulai dari depan Dermaga BOM, Kalianda Bawah.

Sementara itu, di Desa Jatimulyo Kecamatan Jatiagung, Tim Damkar Posko Jatiagung membersihkan teras dan selasar Masjid Al-Hikmah.
Untuk wilayah Natar, Tim Damkar disibukkan dengan pemadaman kebakaran rumah milik Bapak Ridwan, warga Desa Pancasila Kecamatan Natar. Kebakaran terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.
Kemudian, masih di wilayah Natar, Tim Damkar Natar disibukkan dengan pemadaman api di lahan Tol KM 98 sekitar pukul 12.30 WIB.
Menurut Kadis Damkarmat, M Sefri Masdian, mengatakan, tindakan dan respon cepat yang dilakukan oleh pihaknya yakni untuk mengurangi penumpukan abu vulkanik yang mengganggu aktifitas masyarakat.
”Kami turunkan beberapa unit kendaraan pemadam untuk membersihkan abu vulkanik yang berdampak pada jalur jalan umum. Agar masyarakat aman saat melalui jalaur untuk aktivitasnya,” ujar Sefri, Minggu (6/9/2026).
“Saat ini kami terkonsentrasi terhadap dampak dari aktivitas GAK, yakni pembersihan abu vulkanik. Akan tetapi, tugas lainpun, seperti kebakaran rumah, kebakaran lahan, serta evakuasi hewan berang-berang di kolam milik warga kalianda, tetap kami lakukan,” tambah Sefri.
“Kami upayakan semaksimal mungkin memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya. (*)







