Bongkar Post, Bandar Lampung
Bupati Tulang Bawang, Drs. Qudrotul Ikhwan, M.M., menghadiri kegiatan Diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Lampung Semester II Tahun 2026, Diseminasi Kajian Fiskal Regional (KFR), serta Kinerja Sektor Jasa Keuangan Provinsi Lampung Semester II Tahun 2026, yang berlangsung di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung,
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antarpemerintah daerah, lembaga keuangan, dan pemangku kepentingan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Gubernur Lampung menegaskan pentingnya transformasi paradigma pembangunan ekonomi, dari pendekatan trickle-down economy atau tetesan ke bawah menuju bottom-up economy, yakni penguatan ekonomi rakyat yang dimulai dari tingkat perdesaan. Pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Pasal 33 UUD 1945 dan Asta Cita Presiden Republik
Gubernur menekankan bahwa desa harus menjadi fondasi utama penggerak perekonomian daerah, terutama melalui penguatan koperasi, peningkatan kesejahteraan petani, serta pengembangan potensi unggulan daerah yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Menurutnya, sektor pertanian yang berkontribusi sekitar 28 hingga 30 persen terhadap struktur perekonomian Lampung membutuhkan dukungan kebijakan yang berpihak kepada petani dan masyarakat perdesaan. Oleh karena itu, penguatan ekonomi desa harus dibarengi dengan percepatan hilirisasi komoditas unggulan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penyediaan infrastruktur pendukung produksi dan distribusi.
Gubernur juga memaparkan sejumlah capaian perekonomian Lampung, termasuk pertumbuhan ekonomi sebesar 5,29 persen pada semester II 2026 sebagaimana disampaikan dalam arahannya, serta penurunan angka kemiskinan. Capaian tersebut menjadi dorongan untuk memperkuat kolaborasi seluruh pemerintah kabupaten dan kota dalam menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memastikan manfaat pembangunan dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat.
Bagi Kabupaten Tulang Bawang, penguatan ekonomi berbasis desa menjadi salah satu aspek penting dalam mendorong optimalisasi potensi daerah. Pengembangan sektor pertanian, peningkatan produktivitas masyarakat, serta penguatan nilai tambah komoditas unggulan merupakan bagian strategis dari upaya membangun perekonomian.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi dan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Lampung serta berbagai pemangku kepentingan, khususnya dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan ekonomi yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat daerah.
Gubernur Lampung mengajak seluruh bupati dan wali kota untuk menjadikan pembangunan desa sebagai fokus bersama, melalui semangat gotong royong, perencanaan yang terarah, serta penguatan sektor produktif agar desa mampu berkembang dan menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi Lampung.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota se-Provinsi Lampung, pimpinan lembaga keuangan perbankan dan nonperbankan, akademisi, asosiasi pelaku usaha, serta pimpinan media massa. (can/ris)






