Bongkar Post
Bandar Lampung,
Warga Famili IV RT 03 LK II Kelurahan Labuhan Ratu Raya Kota Bandar Lampung kebanjiran.
Peristiwa ini terjadi diakibatkan hujan deras pada, Kamis petang (1/2/2024) sekitar pukul 16.25 hingga pukul 17.30 WIB.
Hujan berdurasi lebih dari satu jam tersebut sempat membuat kalang kabut warga. Lantaran volume air meningkat dengan ketinggian sekitar selutut orang dewasa atau sebanding dengan bahu bocah kecil (bocil).
Weki Harianto warga setempat dalam komentarnya melalui group rukun kematian Masjid Alfaruk RT O3 LK II Labuhan Ratu Raya meminta perhatian dari Walikota Bandar Lampung dan pihak DPRD Kota Bandar Lampung untuk dapat memperhatikan kondisi yang dialami masyarakat. “Mana perhatian walikota dan DPRD. Terkhusus dari Dapil asal Labuhan Ratu Raya jangan cuma janji, perhatikan masyarakat yang seringkali kebanjiran,” kata Weki Harianto, SH. MH yang juga ketua Rukun Kematian setempat menyebutkan.
Menurut Weki, hal seperti ini seharusnya bisa di tangani oleh Pemkot, Anggota DPRD yang terpilih. “Seharusnya dari dulu memperjuangkan aspirasi warga membawa permasalahan banjir ini ke rapat komisi di DPRD Tingkat 2 Kota bersama Pemkot Bandar Lampung. Karena setiap tahun, APBD Kota itu disusun. “Seharus ketika Rapat Pleno sudah bisa dimasukan dalam anggaran hal-hal seperti ini,” pungkasnya.
Sementara hasil pemantau Bongkarpost, di wilayah RT 03 terdapat sejumlah titik permukiman warga yang kerap kali mengalami kebanjiran. Hal ini juga pernah terjadi pada akhir Desember 2023 hingga awal Januari 2024 lalu. Meski tidak menimbulkan korban, debit air tinggi juga hampir memasuki rumah warga Famili VI ujung. Akibat siring/saluran air berbatasan dengan Kampung Baru meluap.
Dan warga meminta kondisi ini dapat segera diatasi dan dibenahi oleh Pemda Kota Bandar Lampung. (Zul)







