Bongkar Post.
Jakarta – Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno turut mengomentari kehebohan akun Fufufafa tersebut.
“Orang ramai betul bicara akun Fufufafa. Bisa dicek akun Fufufafa itu tuduhannya ke siapa,” kata Adi dalam tayangan Indonesia Lawyers Club bertajuk “Presiden Diganti Sebulan 8 Hari Lagi, Setelah Oktober, Mau Kemana Jokowi?”.
Adi mengatakan bahwa akun Fufufafa itu dikaitkan dengan wakil presiden terpilih di negara ini meski sudah dibantah.
“Tapi netizen mengasosiasikan salah satu nama yang (diserang) isinya masya Allah itu kritik akun Fufufafa screenshot-nya luar biasa betul. Prabowo dihabisi dikritik, para artis, PKS, semua kelompok kritis dihabisi,” kata Adi.
Diketahui, Wapres terpilih, Gibran Rakabuming Raka, belakangan ini menjadi sorotan karena dikaitkan dengan akun Kaskus Fufufafa.
Akun ini ramai diperbincangkan di media sosial, terutama X, lantaran kerap mengeluarkan komentar pedas yang menyerang Ketum Partai Gerindra sekaligus Presiden terpilih, Prabowo Subianto, dan keluarganya.
“Tentara pecatan, cerai, anak melambai, pendukungnya radikal, partai koalisi gak all out mendukung,” salah satu tulisan akun Fufufafa.
Sementara Gibran sudah membantah tuduhan bahwa dirinya adalah pemilik akun Kaskus Fufufafa.
“Ya tanya yang punya akun,” ucap Gibran saat ditemui seusai blusukan di Kampung Mutihan, Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (10/9)
Diketahui, tagar #FufufafaBocilPsikopat menduduki Trending Topic X Indonesia, terpantau pada Minggu pagi (15/9).
Melansir dari RMOL, menurut Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, akun Kaskus Fufufafa begitu menggemparkan karena telah menghina dua petinggi militer, sekaligus petinggi negara. Yakni presiden terpilih Prabowo Subianto, dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
“Pengusutan mengarah kepada keluarga Istana, anak Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka. Meski Gibran menepis dengan alasan tidak tahu, tapi netizen dan Roy Suryo telah menelenjangi siapa pemilik akun ini,” kata Muslim, Minggu (15/9/2024).
Muslim menilai, Presiden Jokowi yang tinggal menghitung hari terakhir kekuasaannya seharusnya memerintahkan TNI-Polri, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk mengusut tuntas siapa pemilik akun Fufufafa.
Apabila sudah diketahui pelakunya, kata Muslim, maka siapapun dia wajib dihukum berat.
“Mengapa melibatkan TNI? Karena Prabowo dan SBY adalah mantan TNI yang kehormatan dan harga dirinya wajib dijaga dan dilindungi oleh negara. Demikian juga Polri, BIN, dan Kominfo wajib mengusut tuntas dan tidak berdiam diri atas penghinaan tersebut,” tutur Muslim.
“Jika TNI, Polri, BIN dan Kominfo berdiam diri atas penghinaan akun Fufufafa, hampir dapat dipastikan akun ini milik Gibran dan keempat insitusi negara itu, gamang mengusutnya,” sambung Muslim. (dari berbagai sumber)







