Bongkar Post – Sempat Tersendat 14 Tahun, Akhirnya Pj Gubernur Samsudin Resmikan Kantor Dishub Provinsi Lampung

 

Bongkar Post

Bacaan Lainnya

Bandar Lampung,

Sempat tersendat terbengkalai, tidak tersentuh hampir empat belas tahun lamanya pembangunan gedung, semula direncanakan sebagai terminal type C, berlokasi di jalan Endro Suratmin Sabah Balau, Kota Baru Lampung Selatan.

Pasca diresmikan oleh Pj Gubernur Samsudin, pada, Kamis 29 Agustus 2024, resmi beralih fungsi sebagai kantor baru Dinas Perhubungan Provinsi Lampung.

Menariknya, disela-sela sambutannya, Pj Gubernur Lampung menegaskan akan berkantor di Kota Baru. Dengan merespon curahatan Kepala Dinas Perhubungan Bambang Sumbogo, SE.MM, “merasa” jauh ke Pemda Provinsi saat menyampaikan sambutannya.

“Padahal saya sudah sering ngomong, justru dinas perhubunganlah yang paling dekat dengan Gubernur. Kenapa, alasannya kenapa ?, satu-satunya dinas yang ada ruangan Gubernurnya hanya Dinas Perhubungan,” ungkap Samsudin.

Lebih tegas lagi Pj Gubernur mengungkapkan, pagi berangkat dari Mahan Agung akan ke Dinas Perhubungan terlebih dahulu (ngantor).

“Disini ada media, dikasih garis bawahi, inilah kantor saya nanti di Kota Baru disini (Dinas Perhubungan, red). tegas Pj Gubernur Samsudin.

Pada kesempatan yang sama, Bambang Sumbogo dengan “ngantor” nya Pj Gubernur di Dinas Perhubungan, mengatakan justru memberi motivasi. Semangat Kota Baru menjadi semangat OPD yang lain.

“Buat kami justru memotivasi kerja kami, kami kan sudah biasalah ada apel, kalau ditungguin beliau nggak apa-apa”.

“Nanti seminggu dua kali atau seminggu tiga kali beliau pingin berkantor disini, itukan refresentasi dari memang bentuk atensi beliau. Semangat Kota Baru menjadi semangat OPD-OPD”, imbuh Bambang.

“Buat kami justru memotivasi kerja kami, kami kan sudah biasalah ada apel, kalau ditungguin beliau nggak apa-apa”

“Nanti seminggu dua kali atau seminggu tiga kali beliau pingin berkantor disini, itukan refresentasi dari memang bentuk atensi beliau. Semangat Kota Baru menjadi semangat OPD-OPD”, imbuh Bambang.

Disisi lain perihal armada bus terparkir sebanyak 40 unit di Dinas Perhubungan, Bambang membeberkan awalnya armada bus tersebut dioprasionalkan oleh NGO selanjut nya dititipkan oleh Kementerian ke Dinas Perhubungan Lampung.

Setelah membeberkan secara gamblang ihwal serta persoalan yang ada terkait armada bus. Bambang menawarkan biding pada pihak swasta jika ada yang mau mengelolanya.

“Kalau ada yang mau aja coba tawarkan monggo, nanti ada open biding (lelang) nya”. ungkapnya. (Rusmin)

Pos terkait