Bongkar Post
Lampung Selatan,
Proyek Siluman pekerjaan peningkatan jalan ruas Jati Indah – Purwodadi dalam Kecamatan Tanjung Bintang sepanjang 820 Meter dikerjakan asal asalan disinyalir tak sesuai spesifikasi.
Betapa tidak, pekerjaan pengerasan lapisan penetrasi (Lapen) ruas jalan Jati Indah – Purwodadi dalam tanpa Papan Informasi Proyek (plang proyek) sehingga pelaksanaan pekerjaan tersebut diduga menyalahi Undang-Undang RI No 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Publik.
Dengan tidak dipasangnya Papan Informasi Proyek (plang proyek) sehingga masyarakat setempat menyebutnya Proyek SILUMAN dikarenakan tidak diketahui kegiatan tersebut menggunakan Dana APBD Kabupaten atau APBD Provinsi serta No Kontrak dan Nilai Anggarannya.

Parahnya lagi, pekerjaan Lapen tersebut dikerjakan asal asalan diduga tidak sesuai spesifikasi. Terlihat baru satu hari di siram aspal, batu split bisa terbongkar hanya dikeruk pakai tangan.
Menurut warga Desa setempat yang berinisial UD dan HR mereka sangat kecewa dengan hasil pekerjaan yang terkesan asal jadi tersebut.

“Iya kalau melihat hasil kerja seperti ini kami warga disini sangat kecewa, ini pekerjaan menghambur hamburkan uang Negara saja, karena pekerjaan seperti ini tidak akan bertahan lama, ” Jelas warga dengan rasa kecewa kepada Media Jum’at 18/8/2023.
Masih kata warga, pekerjaan Lapen tersebut sepanjang 820 meter oleh rekanan diperkirakan hanya menggunakan 20 drum Aspal yang tak jelas Merk aspalnya.
“Kami warga disini lihat betul cara kerjanya, aspal cuma di tabur di kepret kepret tanpa di voting. Ini buktinya baru splitnya masih terlihat lalu disiram dengan abu batu. Pekerjaan ini tidak akan bertahan sampai satu bulan, ” Keluhnya.
Sementara itu, pelaksana pekerjaan tersebut yang bernama Septian saat dikonfirmasi mengatakan bahwa rekanan yang mengerjakan pekerjaan tersebut adalah CV. Kencana Ungu Persada.
Septian mengakui bahwa dirinya hanya sebagai pelaksana dan pengawas pada kerjaan tersebut.
“Kalau masalah Volume pekerjaan ini, panjang 826 M dan Lebar 3 M, untuk penggunaan Aspalnya itu sebanyak 20 Drum, kalau Merk nya saya gak tahu, SNI atau tidak, ” Kilahnya.
“Nanti saya sampaikan kepada Pelaksananya, mungkin tiga hari lagi dia ke lokasi. Kalau saya hanya bertugas mengawasi pekerja saja, ” Pungkasnya. (fir)







