Presiden Jokowi bersama Ketua DPD JAMAN Lampung Abu Hasan (berpeci sisi Jokowi), perwakilan warga Kecamatan Marga Tiga, Lampung Timur, dan pimpinan organ relawan pendukung Jokowi di landasan pacu Bandara Raden Inten II Natar, Lampung Selatan, pada 5 Mei 2023 malam. | Muzzamil
Bongkar Post
BANDARLAMPUNG – Orang nomor satu di Indonesia, Presiden Joko Widodo (Jokowi), telah meresmikan sekaligus terpisah, dua Proyek Strategis Nasional (PSN), dan satu proyek kementerian, dua periode kabinet pemerintahannya dalam anjangkarya sehari di Lampung, Senin (26/8/2024) lalu.
Pertama, PSN Bendungan Marga Tiga, pagu APBN tahun jamak (multi years contract) 2017-2022 nilai kontrak Rp846 miliar, meletak di Desa Negeri Jemanten dan Desa Trisinar Kecamatan Marga Tiga, Lampung Timur, pelaksana konstruksi dibawah tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWS-MS) Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan kontraktor pelaksana skema kerja sama operasi (KSO) dua BUMN Karya, PT Waskita Karya – PT Adhi Karya.
Kedua, proyek pembangunan Pasar Pasir Gintung, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, dari program Revitalisasi Pasar Rakyat Kementerian Perdagangan, pagu APBN senilai Rp38 miliar.
Ketiga, PSN Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kota Bandarlampung yang meletak di Kecamatan Tegineneng, Lampung Selatan, skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) bernilai investasi Rp1,38 triliun.
Kasat mata, air mata para warga terdampak pembebasan lahan bagi pembangunan Bendungan Marga Tiga, melingkupi dua kutub suasana kebatinan sejurus sama, nun beda.
Sejurus sama, lantaran manifes alias mewujud menjadi ekspresi kolektif rakyat setempat, warga 23 desa di 4 kecamatan seluas kurang lebih 2.360 hektar, lokus PSN 2015-2019 lanjut 2019-2022 ini, berdasarkan surat dari Kepala BBWS-MS Ditjen SDA Kementerian PUPR Nomor KU.0207.AW/676 perihal Permohonan Penetapan Lokasi Bendungan Marga Tiga, tertarikh 26 Desember 2019.
Ditindaklanjuti, Gubernur Lampung saat itu Arinal Djunaidi melalui SK Gubernur Lampung G/738/B.05/HK/2019 tentang Pembentukan Tim Persiapan Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Tapak Bendungan Marga Tiga, diketuai Sekdaprov Lampung, beranggotakan Bupati Lampung Timur, Kakanwil ATR/BPN Lampung, Direktur Pengamanan Obyek Vital (Dir Pamobvit) Polda Lampung, Kepala BBWS-MS Ditjen SDA Kemen PUPR, Camat, dan Kades setempat. Gubernur, pengarah.
Berikut, SK Gubernur Lampung Nomor G/18/B.06/HK/2020 tentang Penetapan Lokasi (Penlok) Pembangunan Bendungan Marga Tiga Lampung Timur, tarikh 10 Januari 2020.
Meliputi pertama, Desa Mekar Mukti, Desa Karya Mukti, Desa Jadimulyo, Desa Giri Karto, Desa Sidomulyo, Desa Sidomukti, Desa Sidodadi, Desa Sukoharjo, Desa Wonokarto, Desa Hargomulyo, Desa Giri Kelopo Mulyo, Desa Mekar Mulyo, Desa Trimulyo, total 13 desa di Kecamatan Sekampung.
Kedua, Desa Negeri Jemanten, Desa Trisinar, Desa Negeri Katon, Desa Negeri Agung, empat desa di Kecamatan Margatiga. Ketiga, Desa Purwodadi, Desa Adiwarno, Desa Bale Kencono, Desa Rejo Agung, Desa Buana Sakti, lima desa di Kecamatan Batanghari. Keempat, Desa Margototo, Kecamatan Metro Kibang.
Ribuan keluarga 23 desa inilah, –setelah pula senada ribuan lain sebelumnya; para tergusur terganti rugi PSN 2015-2019 Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) era Kabinet Kerja Jokowi-JK diresmikan November 2018, menyusul ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang plus Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpang) diresmikan 15 November 2019.
Lalu merujuk beleid Permenko Perekonomian Nomor 21/2022 tentang Perubahan Kedua Permenko Perekonomian Nomor 7/2021 tentang Perubahan Daftar PSN; yakni PSN Bendungan Way Sekampung Kabupaten Pringsewu, PSN Kawasan Industri Tanggamus, PSN 2019-2024 SPAM Kota Bandarlampung, PSN Kereta Api Logistik Lahat – Muara Enim – Prabumulih – Tarahan (Sumsel – Lampung). Anyar, PSN 2022-2024 Kawasan Terintegrasi Bakauheni Harbour City Lampung Selatan.
Sesuai arahan direktif Jokowi, kriteria proyek atau program yang dimasukkan daftar PSN ini yakni yang bisa diselesaikan paling lambat semester I/2024 (dapat dipastikan waktu penyelesaiannya), berpembiayaan non APBN (bersumber dari investasi), dan dapat percepat pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Dari itu, rakyat warga tergusur terganti rugi dalam hal ini Bendungan Marga Tiga, dapat disebut sebagai ‘pahlawan pembangunan’ ulah dari kesukarelaannya secara paripurna (dari menentang, menolak keras, menolak halus, terpaksa menerima, menerima dengan catatan, hingga menerima sepenuhnya), untuk digusur, direlokasi dari lahan miliknya demi kepentingan pembangunan bendungan.
Lain sisi, sejurus sama nun beda dimaksud, dengan menyibak tabir air mata haru sebagian warga dan aparatur hadirin peresmian bendungan, sepersekian detik usai jemari orang nomor satu di Indonesia itu, bersama empat perwakilan warga, menekan tombol sirine peresmian, disusul Presiden menandatangani prasasti peresmian, serta menanam pohon di lokasi peresmian, 26 Agustus pagi itu.
Haru air mata, itu, dua pedang kata.
Menangis bahagia bagi yang telah menerima pembayaran penuh ganti rugi pembebasan lahan dari total empat terminasi pembayaran.
Dan menangis lara, (kini tinggal lagi) bagi 616 warga dua desa yang menguasai 617 bidang tanah eks Kawasan Hutan Register 37 Way Kibang, terdiri atas 286 orang warga Desa Trisinar, Kecamatan Marga Tiga, dan 330 orang warga Desa Mekar Mulyo, Kecamatan Sekampung, yang hingga hari H peresmian belum menerima ganti rugi atas lahan dan/atau tanam tumbuhnya.
Pun meski lara menahun itu sedikit terobati, dengan adanya progres terbaru proses penatalaksanaan linimasa percepatan pembayaran ganti rugi gelombang pertama termin ke-5 atas 100 bidang dari total 617 bidang lahan belum terbayar tersebut yang berdasar informasi valid sejumlah pihak, akan dicairkan awal September 2024 ini.
Progresinya, dipantik Kepala BBWS-MS Ditjen SDA Kemen PUPR, yang layangkan surat Nomor SA 0403-AW/542 hal Permohonan Fasilitasi Percepatan Tanah Eks Kawasan Hutan Peruntukan Bendungan Marga Tiga, tertarikh 12 Juli 2024.
Dan surat Pj Gubernur Lampung Nomor 500.17.2.1/4200/06/2024 tentang Rapat Teknis Mekanisme Pembayaran Ganti Rugi oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Kementerian Keuangan, 22 Agustus 2024.
Penyelia, LMAN ini lembaga pelaksana fungsi special landbank, pendanaan pengadaan tanah untuk pembangunan infrastruktur dalam skema PSN, bertujuan memberikan pelayanan pengelolaan aset (khususnya properti) ke publik baik pemerintah, swasta, pun masyarakat luas secara cepat, tepat, optimal, akuntabel; meningkatkan status aset (fisik dan legal) guna menambah nilai aset; maksimalisasi PNBP via pemanfaatan aset; dan, membantu pemerintah menyediakan lahan untuk pembangunan infrastruktur.
Lanjut, yang lantas ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur dengan mengundang hadir 616 warga Desa Trisinar dan Desa Mekar Mulyo seperti terinci dalam 14 halaman enam lampiran undangan Nomor 005/137/01-UK/2024 tarikh 22 Agustus 2024, ditandatangani Sekdakab Moch. Yusuf.
Terlaksana sesuai undangan, pada hari H, Jum’at 23 Agustus 2024 pagi WIB di Islamic Center Lampung Timur di Sukadana, warga hadirin sesuai catatan membawa KTP, disosialisasikan rencana pembayaran.
Curahan hati warga yang belum dibayarkan ganti ruginya, bahwa hati mereka ‘berontak’ tak rela bendungan diresmikan sebelum pembayaran dituntaskan sepenuhnya, tak ayal turut menjadi saksi bisu bikin pilu.
Ada yang menyatakan, andai saja sejak awal Pemkab setempat peduli betulan dengan nasib rakyatnya yang terdampak proyek ini, curhatan mereka tiada pula bakal bertalu.
“Jadi inget lagi, yang pada ikut peduli pada penderitaan kami dizalimi bertahun-tahun ini bang. Sampai harta benda kami ludes utang numpuk dimana-mana. Sampai ada yang stres, mati bunuh diri tak tahan lagi. Terakhir sampai pada titik pasrah sama Allah. Apalagi kalau ingat lagi macam-macam oknum yang nitip tanam tumbuh padahal tak punya lahan secuil pun tapi malahan sudah terima ganti rugi. Sementara kami yang turun temurun hidup tinggal sini, jelas nyata-nyata punya lahan dan tanam tumbuh di sini justru begini,” sedih dengarnya, curhatan seorang warga.
Nalurinya menggugat. Rasa keadilannya bak tercabik. Dia sesenggukan di ujung telepon. Sejenak, pewarta membiarkannya selesaikan tangis dalam percakapan telepon, Sabtu 24 Agustus 2024 lalu.
“Bersyukur bisa ketemu banyak orang baik, saudara tidak sedarah. Kami mencatat, kami yakin malaikat mencatat, betapa kepedulian orang-orang seperti bang Faisal (Faisal Sanjaya, relawan Jokowi, Ketua DPD Barisan Relawan Jalan Perubahan/BaraJP Lampung), bang Abu (Abu Hasan, relawan Jokowi, Ketua DPD Jaringan Kemandirian Nasional/JAMAN Lampung cum Koordinator Presidium FGD Desa Kawasan Hutan/DKH Lampung), bang Jamil, juga pak Bustami (Dr Bustami Zainudin, anggota DPD/MPR cum Wakil Ketua Komite II DPD RI) sampai boyong 23 senator Senayan (hearing khusus jaring aspirasi penyelesaian kasus hukum dan kendala pembebasan lahan area genangan Bendungan Marga Tiga di Sheraton Lampung 18 September 2023), juga pak Kemari (kuasa hukum warga). Yakin Allah mboten sare (tidak tidur, red),” tutur dia.
Dia lantas menitipkan doa bagi, permohonan kepada, dan pesan untuk; Presiden Jokowi, usai diberitahu bahwa, aspirasi mendesak warga dua desa dimaksud soal kesegeraan penuntasan pembayaran ganti rugi dalam tempo yang sesingkat-singkatnya sebelum tanggal akhir masa jabatan periode kedua kepemimpinan Jokowi 20 Oktober 2024 nanti.
Akan turut disampaikan oleh Faisal Sanjaya dan Abu Hasan saat dijadwalkan (dan telah terealisasi kendati hanya beberapa menit untuk dapat) bertemu Jokowi pada jeda rehat makan siang di Kinar Resto Bandarlampung, disela agenda anjangkarya 26 Agustus lalu itu.
Seperti diwartakan, dalam kunjungan kerja kali kesekian di Lampung, 26 Agustus lalu itu, usai Pangdam Jaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay, Kapolda Metro Jaya Irjenpol Karyoto, Pangkoopsud I TNI-AU Marsekal Muda TNI Bambang Gunarto, dan Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Destianto Nugroho Utomo, melepas keberangkatannya dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.
Presiden beserta rombongan menumpangi pesawat kepresidenan Indonesia One, lepas landas pukul 07.30 tiba mendarat di Bandara Raden Inten II Natar Lampung Selatan, 08.05.
Lantas, Presiden didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, Plh. Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Brigjen TNI Heri Purwanto, Danpaspampres Mayjen TNI Achiruddin didampingi Dan Grup A Paspampres Kolonel Inf Wimoko; dan Deputi Bidang Protokol, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden (Setpres) Kementerian Sekretariat Negara, M. Yusuf Permana.
Disambut setibanya, Pj Gubernur Lampung Dr Samsudin, Ketua DPRD Lampung Mingrum Gumay, Pangdam Sriwijaya Mayjen TNI Moh. Naudi Nurdika, Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, Danlanud Pangeran M. Bun Yamin Letkol (Pnb) Kadek Suta Arimbawa, dan Kabinda Lampung Brigjenpol Warseno; transit lalu pindah menaiki helikopter kepresidenan Superpuma menuju Bendungan Marga Tiga, pukul 09.00 WIB.
Tiba di lokasi pukul 09.15, Presiden disambut Forkopimda Plus setempat, lalu meresmikan beroperasi penuhnya bendungan serbaguna yang tuntas bangun akhir 2022 lalu itu, namun peresmiannya beberapa kali tertunda gegara sengkarut hukum pembebasan lahan, berimbas molor eksekusi audit tanam tumbuh bidang tanah, atau proses ganti rugi tanam tumbuh di atas tanah yang dibebaskan, terutama terakhir di dua desa area genangan.
“Interupsi” ini, telak, Presiden ketahui.
Dalam kunjungan kerjanya ke Lampung 5 Mei 2023, Jokowi bilang, sebagai salah satu PSN, Bendungan Margatiga ditarget segera selesai sehingga manfaatnya dapat dirasakan rakyat.
“Untuk Bendungan Marga Tiga, makin cepat selesai akan semakin baik. Saya ingin tahun depan sudah rampung, tapi memang masih ada sedikit persoalan di lapangan. Jadi tunggu kami selesaikan terlebih dahulu,” ujar Presiden kala itu, kala anjangkarya didampingi Mendag, Menteri PUPR, Menteri BUMN Erick Thohir, meninjau Pasar Natar.
Lalu meninjau sejumlah ruas jalan rusak di Lampung Selatan dan Lampung Tengah via darat; yang sebelumnya viral di media sosial dipicu unggahan video 3,28 menit ‘Kenapa Lampung Gak Maju-Maju’ pada 7 April 2023 oleh TikTokers Bima Yudho Saputro, warga Lampung, tengah mukim studi di Australia.
Dimana, beberapa saat hitungan langkah kaki arah tangga pesawat kepresidenan Indonesia One di Bandara Raden Inten II Natar, Lampung Selatan, sebelum bertolak kembali ke Jakarta, pada Jum’at (5/5/2023) malam sekira pukul 20.30 WIB, saat Jokowi memanggil pimpinan provinsi lima organ relawan pendukungnya untuk mendekat.
Yakni, Ketua JAMAN Lampung Abu Hasan, Ketua BaraJP Lampung Faisal Sanjaya, Ketua Gerakan Rakyat Nusantara (GRN) Lampung Sunardi, Ketua DPW Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Lampung Juliansyah Lubis, dan Ketua DPW We Love Jokowi (WLJ) Lampung Warsito.
Secara tak terduga, seorang ibu warga yang dibawa serta Ketua JAMAN Lampung Abu Hasan, bersama perwakilan masyarakat tiga desa di dua kecamatan korban penggusuran pembangunan lahan Bendungan Marga Tiga, untuk bertemu mengadukan keluh kesahnyi langsung kepada Kepala Negara di landasan pacu bandara itu, sekonyong-konyong koder bersimpuh di hadapan Jokowi dan sempat refleks bikin kaget Paspampres. Sang ibu berhasil Jokowi tenangkan dengan sebaris kalimat, “Ibu tenang, saya akan kembali lagi ke sini,” tutur Jokowi, 5 Mei 2023 malam itu.
Pengawalan JAMAN, organ relawan militan dirian Iwan Dwi Laksono 15 Agustus 2007, organ pendukung Jokowi sejak Pilwalkot Solo 2010 hingga Pilpres 2019 ini, terus berlanjut.
Abu Hasan didampingi Faisal Sanjaya dan Sekretaris JAMAN Lampung Dwi Sugianto, ketiganya mendampingi Kepala Desa Mekar Mulyo, Kecamatan Sekampung, Mista Atmaja; tokoh pemuda Desa Trisinar, Kecamatan Marga Tiga, Faisal Huda; didampingi Sukalam dan Ansori, menyampaikan aspirasi terkait perkembangan terkini situasi lapangan di tengah sengkarut ganti rugi empat tahun tak kunjung selesai ditambah kasus hukum yang timbul, kepada anggota DPD/MPR RI dapil Lampung cum Wakil Ketua Komite II DPD RI, Dr Bustami Zainudin, di Rumah Aspirasi, Bandarlampung, 27 Agustus tahun lalu.
Lusanya, Abu Hasan, Faisal Sanjaya, dan Dwi Sugianto menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) JAMAN di Cirebon, Jawa Barat, Selasa 29 Agustus 2023.
Berkebetulan, ketiganya berjibaku selaku pegiat jejaring kelompok masyarakat sipil pendamping perjuangan ekonomi politik rakyat 755 desa berbatasan/desa dalam kawasan hutan (spesifik: 580 desa kawasan hutan) tergabung Focus Group Discussion (FGD) Desa Kawasan Hutan (DKH) Lampung.
Oleh Ketua DPD JAMAN Lampung Abu Hasan, yang juga Koordinator Presidium FGD DKH Lampung, momentum Rapimnas JAMAN itu sekaligus dimanfaatkan untuk menyerahkan Bundel Aspirasi Utama Rakyat 755 desa berbatasan dan DKH Lampung, dan rakyat tiga desa dua kecamatan lokus pembangunan Bendungan Marga Tiga yang diganjal proses ganti rugi pembebasan lahannya, langsung kepada Presiden Jokowi.
Jokowi, notabene Dewan Pembina JAMAN. Jokowi hadir dan membuka Rapimnas, disela kunjungan kerja di wilayah setempat, hari itu.
“Alhamdulillah, bundel aspirasi Lampung turut diketahui dan dibubuhi paraf Ketua Umum DPP JAMAN Iwan Dwi Laksono telah kami serahkan melalui Sekjen DPP JAMAN Hadi Mustafa, diterima langsung oleh Presiden Jokowi. Terima kasih DPP JAMAN, terima kasih Paspampres,” kata Abu Hasan, melalui keterangan resmi yang diterima RRI, dikutip.
JAMAN salah satunya merekomendasikan agar Presiden Jokowi berikan atensi khusus penyelesaian komprehensif terkait persoalan hak ganti rugi atas tanah dan tanam tumbuh warga tiga desa terdampak area genangan dan tapak Bendungan Marga Tiga, termasuk didalamnya mengambil alih penanganan.
JAMAN saat itu secara khusus menyoroti telah dilakukannya proses pengukuran dan identifikasi oleh Satgas B bentukan BPN Lampung Timur dan hingga proses akhir Tim Penilai KJPP turun akhir 2022, hasil itu sama sekali tak digubris tim penyidik Tipikor Polda Lampung dan BPKP Perwakilan Lampung dalam proses terpisah, proses hukum kasus tipikor pembebasan lahan pembangunannya.
JAMAN meneruskan aspirasi warga, yang komplain adanya fakta baru yang diklaim merugikan. Yaitu penerapan kebijakan baru penilaian appraisal menggunakan teknologi foto udara citra satelit oleh tim penyidik.
Sehingga tanaman dinilai, mayoritas hanyalah terhadap tanam tumbuh pada saat sebelum penlok oleh Gubernur Lampung, 10 Januari 2020 silam. Apesnya itu hanya berlaku atas lahan warga Tri Sinar dan Mekar Mulyo, dua desa terakhir yang akan dibebaskan, desa area tapak bendungan.
Mengingat air sumber penghidupan rakyat, dan krisis air terjadi seantero bumi, merujuk laporan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO): kekeringan dan kelangkaan air 2022 telah landa Afrika Utara, Amerika Selatan, Amerika Selatan Barat, Amerika Utara Barat, Asia Selatan, Asia Tengah, Asia Timur, Australia Tenggara, Eropa, Mediterania, Sahel, Timur Tengah, gegara perubahan iklim meningkat. Air sangat terkait pangan sebuah negara.
Sebagaimana Menteri Keuangan Sri Mulyani sebut di Seminar Nasional Badan Keahlian DPR Oktober 2022, Forum G20 memprediksi krisis pangan kedepan akan jauh lebih berat sebab perubahan iklim, suplai pupuk, lainnya.
Dan sebagaimana kerap Presiden Jokowi sampaikan, bendungan sebagai salah satu alternatif menjaga ketersediaan air dalam sebuah wilayah, sebagai konstruksi yang dibangun untuk menahan laju air. Sebuah konstruksi berfungsi untuk membuang air secara bertahap berkelanjutan.
Pun, menurut Kementerian PUPR, bendungan sebagai sebuah bangunan berupa tanah, batu atau beton atau pasangan batu yang dibangun untuk menahan dan menampung air. Yang bertujuan menyediakan air irigasi pertanian dan perikanan, pencegahan banjir, pariwisata, tenaga pembangkit listrik, lainnya.
Dua tipe berbasis fungsi, bendungan tunggal: dibangun untuk memenuhi satu tujuan misal irigasi pertanian, perikanan, pengendali banjir atau pembangkit listrik saja; dan, bendungan serbaguna: multifungsi untuk pengairan pertanian perikanan, pencegahan banjir, penyedia air baku rumah tangga dan pembangkit listrik, pariwisata, dll.
“Kami Jaringan Kemandirian Nasional. Salah satu pilar kami ialah visi kemandirian pangan. Dibawah kepemimpinan nasional Presiden Jokowi, Indonesia menciptakan program menjaga ketersediaan air demi apa, demi ketahanan, kedaulatan, kemandirian pangan nasional. Khusus terkait bendungan, doakan saja dari 57 PSN Bendungan yang ditarget hingga akhir masa jabatan presiden Oktober 2024, tercapai. 2015-2022, pemerintahan Jokowi bangun 29 bendungan se-Indonesia,” ujar Abu Hasan, 29 Agustus 2023 itu.
Merujuk informasi dari Ketua Umum JAMAN Iwan Dwi Laksono usai dipanggil menghadap Presiden di Istana dua hari pasca-Rapimnas, atensi khusus Presiden itu, terafirmasi.
Bendungan Margatiga; bertujuan mendukung peningkatan volume tampungan air hingga suplai air irigasi ke lahan pertanian terus terjaga guna dukung ketahanan pangan, penyediaan air baku, dan pengendalian banjir. Serta diproyeksikan akan meningkatkan jumlah tampungan air dan mendukung lumbung pangan nasional di Lampung.
Merujuk data LMAN, Bendungan Marga Tiga ialah PSN Bendungan bernilai ganti kerugian terbesar sepanjang Jokowi berkuasa, setotal Rp1,7 triliun tersalur.
Penyelesaian nyaris bermuara. Menyusul gelombang pertama termin ke-5 senilai Rp33,165 miliar untuk 100 bidang dibayarkan awal September ini, lalu gelombang kedua 517 bidang dibayar usai proses administrasi kelar.
Perinci, 408 bidang sudah dibuatkan resume, 207 bidang masih dalam proses finalisasi lintas instansi: BPKP RI, BBWS-MS Ditjen SDA Kemen PUPR, Balai Pemantapan Kawasan Hutan dan Tata Lingkungan (BPKHTL) Wilayah XX Bandarlampung Ditjen Planologi dan Tata Lingkungan Kementerian LHK, dan LMAN.
Hingga jelang akhir masa pemerintahannya, Jokowi telah membangun 44 bendungan, dan 1,1 juta hektare irigasi baru, 366 ribu kilometer (km) jalan desa, 1,9 juta meter jembatan desa, 2.700 km jalan tol baru, 6.000 km jalan nasional, 50 pelabuhan dan bandara baru. (Muzzamil)







