Bongkar Post – Marak Parkir Liar di PRL 2024, “Karcis Bervariasi, Kalau Hilang Tanggung Sendiri”

Bandar Lampung, BP

Parkir liar marak di Pekan Raya Lampung (PRL) 2024. Gelaran selama 20 hari itu menjadi lahan menggiurkan bagi para pengelola parkir serta juru parkir, lantaran di lapangan mematok harga yang tidak menentu.

Bacaan Lainnya

Meski di beberapa karcis tercantum tarif motor Rp10.000 dan tarif mobil Rp20.000, namun pada kenyataannya mobil bisa mencapai Rp40.000.

Anehnya, lokasi parkir PRL tidak ada yang di dalam gerbang, semua digiring parkir diluar gerbang PKOR Way Halim. Dan, ditemukan sekitar 5 macam karcis parkir dengan desain yang berbeda – beda tanpa ada kop resmi dinas terkait, baik dari Pemerintah Provinsi Lampung ataupun Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Mirisnya lagi, pada salah satu karcis parkir tertulis kalimat “barang yang hilang jadi tanggungjawab pemilik”.

Saat dikonfirmasi ke pihak penyelenggara, Sukaryadi selaku Project Manager PRL 2024, mengaku pihaknya tidak ikut mengelola lahan parkir.

“Kami dari EO tidak ikut ambil parkir,” ujar Sukaryadi, dikonfirmasi media ini, pada Sabtu (25/5/2024) petang.

Lantas siapa yang mengelola?

“Warga sekitar,” kata Sukaryadi, melalui pesan WhatsApp.

Apa tidak kordinasi dengan EO ?

“Nggak dong diluar EO,” aku owner Optik Modern ini.

Dikonfirmasi ke Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Lampung, dimana Dispora sebagai “penguasa resmi” PKOR Way Halim, Desca Tama Paksi Muda membantah kelola parkir.

“EO nya dong, kalau parkir diluar gerbang, ya ketemunya dengan masyarakat sana, mungkin koordinator masyarakatnya yang ketemu sama EO,” ujar Desca.

Dikatakan Desca, bahwa urusan EO dan pemda sudah selesai pada saat mereka (EO, red) setor PAD langsung ke kas daerah.

“Kalau EO nya kabur gak bayar bisa-bisa gw yang ketempuan,” aku Desca.

Apakah EO setor di awal ke Pemda ?

“Nah kalau untuk teknis itu ada di Biro Ekonomi yang atur MoU nya antara EO dan pemprov,” ungkapnya. (tk)

Pos terkait